https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/aqidah-ta/issue/feedAqidah-ta: Jurnal Ilmu Aqidah2025-02-19T00:42:57+00:00Rahmi Damis[email protected]Open Journal Systems<p>Aqidah-Ta; Jurnal Ilmu Aqidah merupakan sebuah jurnal yang membahas tentang akidah, akhlak, teologi dan pemikiran Islam. Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun.</p>https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/aqidah-ta/article/view/53984Melampaui Toleransi Mengeja Akseptansi Beragama2025-01-16T00:53:11+00:00Syamsul Asri[email protected]<p>Toleransi, dalam tulisan ini, dipandang sebagai praktik hidup lintas agama yang tidak lagi mumpuni dalam merawat dan menghidupi keragaman keberagamaan di Indonesia. Toleransi mempraanggapkan adanya kesanggupan pemeluk suatu identitas keagamaan untuk menanggung luka dan derita yang ditimbulkan oleh kehadiran pemeluk identitas agama lain. Tulisan ini bertujuan untuk menawarkan <em>acceptance</em>/penerimaan/akseptansi dalam [Bahasa Indonesia] sebagai praktik wacana keseharian pengganti toleransi. Akseptansi mempraanggapkan bahwa indvidu dan kelompok pemeluk suatu identitas keagamaan menerima kehadiran pemeluk identitas keagamaan lain apa adanya, tanpa mesti mengganggap kehadiran pemeluk agama lain secara inheren membawa derita bagi dirinya. Tujuan ini dicapai dengan mengerahkan teori identitas dari Amartya Sen dan Hubert Hermans, di mana bagi kedua pemikir ini, identitas keagamaan selalu bisa dimaknai sebagai kehadiran diri di hadapan diri lain tanpa mesti mentoleransi [memaklumkan diri sendiri bahwa pihak lain senantiasa membawa derita bagi diri] melainkan mengakseptansi identitas lain.</p>2024-12-31T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/aqidah-ta/article/view/54669MENDIDIK DENGAN KASIH: FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENGATASI PERUNDUNGAN2025-02-06T22:19:22+00:00Annisa Tri Damayanti[email protected]Ismail Ismail[email protected]<p>Perundungan dalam dunia pendidikan merupakan masalah serius yang berdampak negatif tidak hanya pada korban, tetapi juga pada pelaku dan lingkungan pendidikan secara keseluruhan. Korban perundungan kerap mengalami tekanan psikologis, depresi, hingga gangguan rasa percaya diri, sementara pelaku menunjukkan perilaku agresif yang dapat berlanjut hingga dewasa. Hal ini menciptakan lingkungan belajar yang tidak sehat, merugikan semua pihak yang terlibat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi solusi berbasis filsafat pendidikan Islam dalam mengatasi perundungan, dengan menekankan nilai-nilai kasih sayang, empati, keadilan, dan toleransi. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif berbasis kajian pustaka dengan mengumpulkan dan menganalisis literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Islam mengedepankan pembentukan akhlak mulia dan integrasi nilai-nilai moral dalam setiap aspek pendidikan. Penerapan nilai-nilai ini dapat dilakukan melalui pendidikan karakter yang melibatkan peran aktif guru, orang tua, dan lembaga pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan suportif. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam seperti kasih sayang dan toleransi tidak hanya mampu mencegah perundungan, tetapi juga membangun budaya saling menghormati, kerja sama, dan kedisiplinan di antara siswa. Selain itu, filsafat pendidikan Islam memberikan panduan untuk merancang kebijakan anti-bullying yang efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, pendekatan ini menawarkan solusi holistik dalam membangun generasi yang berintegritas, bermoral, dan mampu menghadapi tantangan di masa depan.</p>2024-12-31T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/aqidah-ta/article/view/54180PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTS YASRIB BATU-BATU KECAMATAN MARIORIAWA KABUPATEN SOPPENG (TINJAUAN FILSAFAT AKHLAK)2025-02-19T00:42:57+00:00Asrina Asrina[email protected]Andi Nurbaety[email protected]Astrid Veranita Indah[email protected]<p>Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bentuk-bentuk pembelajaran akidah akhlak di MTs Yasrib Batu-Batu Kabupaten Soppeng. Penelitian ini juga menganalisis bentuk-bentuk pembelajaran akidah akhlak di MTs Yasrib Batu-Batu Kabupaten Soppeng dari tinjauan Filsafat Akhlak. Jenis penelitian ini adalah kualitatif lapangan dengan menggunakan Pendekatan Teologis, Fenomenologis, dan filosofis. Adapun tahap pengumpulan data penelitian dimulai dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik pengolahan data dan analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan secara deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bentuk-bentuk yang digunakan dalam pembelajaran akidah akhlak di MTs Yasrib Batu-Batu adalah dengan ceramah, tanya jawab, membaca, mendengarkan dan menulis. Dengan adanya kombinasi dalam bentuk pembelajaran ini dapat meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai akhlak dan dapat membantu siswa menerapkan ajaran dan mendalami makna serta mendorong pemikian kritis. Sejalan dengan pemikiran Al-Ghazali terkait bentuk pembelajaran fokus pada pendidikan holistik, memberikan peran, contoh, keteladanan serta pengalaman praktis. Al-Ghazali juga mendorong metode pembelajaran yang melibatkan pengalaman praktis dan refleksi sehingga siswa dapat menerapkan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini berimplikasi pada pengembangkan bentuk evaluasi yang tidak hanya mengukur pengetahuan kognitif, tetapi juga sikap dan perilaku siswa dalam menerapkan nilai-nilai akhlak.</p>2024-12-31T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##