OTONOMI DAERAH DI INDONESIA: IMPLEMENTASI, TANTANGAN, DAN PROSPEK DI MASA DEPAN

  • Muh. Arpat Rasyid Universitas Sawerigading Makassar
    (ID)
  • Arjuna Rizaldi Azis Universitas Sawerigading Makassar
    (ID)

Abstract

Abstrak
Otonomi daerah di Indonesia merupakan salah satu bentuk implementasi desentralisasi yang memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan mereka. Meskipun tujuan otonomi daerah adalah untuk mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kenyataannya masih banyak tantangan dalam implementasinya, seperti ketimpangan pembangunan antar daerah, konflik kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah, serta masalah korupsi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia, tantangan yang dihadapi, serta memberikan rekomendasi untuk memperbaiki sistem ini di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif untuk menggambarkan dinamika otonomi daerah dan solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan yang ada.

Kata Kunci: Otonomi Daerah; Desentralisasi; Pemerintahan Daerah.

 

Abstract

Regional autonomy in Indonesia is one form of decentralization implementation that gives authority to local governments to regulate and manage their government affairs. Although the goal of regional autonomy is to encourage equitable development and improve community welfare, in reality there are still many challenges in its implementation, such as development inequality between regions, conflicts of authority between the central and regional governments, and corruption problems. This article aims to analyze the implementation of regional autonomy in Indonesia, the challenges faced, and provide recommendations for improving this system in the future. This study uses a qualitative approach with a descriptive analysis method to describe the dynamics of regional autonomy and solutions that can be applied to overcome existing problems.

Keywords: Regional Autonomy; Decentralization; Regional Government.

Published
2023-12-30
Section
Volume 5 Nomor 2 Desember 2023
Abstract viewed = 14 times