ANALISIS SOSIAL FENOMENA KEMISKINAN

Perspektif Sosiologi

  • Sakaruddin UIN Alauddin Makassar
    (ID)

Abstrak

Konsep dan definisi kemiskinan merupakan titik tolak pembahasan yang penting, mengingat konsep kemiskinan melatarbelakangi pendekatan yang digunakan dalam menanggulangi kemiskinan dan pilihan indikator-indikator untuk memantau kondisi kemiskinan. Kemiskinan merupakan masalah multidimensi yang sangat kompleks, bukan hanya diukur dari pendapatan, tetapi juga menyangkut kerentanan dan kerawanan orang atau sekolompok orang, baik lakilaki maupun perempuan untuk menjadi miskin.

Dari aspek genesisnya, kemiskinan sesungguhnya merupakan fenomena patologi sosial yang telah menjadi warisan dunia dari masa ke masa. Seluruh dunia dalam perspektif global pernah mengalami duka kemiskinan kendati kemakmuran telah berhasil diraih oleh banyak negara dewasa ini. Pada skala nasional saat ini, kemiskinan makin merajalela dan sulit dikendalikan kendati berdasarkan data yang ada jumlah angka kemiskinan pada era orde baru cukup mencengangkan dunia. Sebelum masa krisis pada tahun 1997, Indonesia menjadi model pembangunan bagi dunia yang diakui berhasil menurunkan angka kemiskinan secara signifikan. Keberhasilan yang dicapai tidak terlepas dari pembanguan yang dilakukan dalam banyak bidang secara konsisten dan menyeluruh.

Menjelaskan kemiskinan sebagai kondisi yang menggambarkan keserbakekurangan yang dialami oleh individu atau sekelompok orang dalam pelbagai dimensinya, secara sosiologis dapat dijelaskan dengan menggunakan berbagai sudut pandang teori. Untuk menjelaskan hal ini, Teori Strukturasi Giddens digunakan sebagai pendekatan dalam menganalisis persoalan ini secara terbatas.

Diterbitkan
2021-05-10
Bagian
Artikel
Abstrak viewed = 277 times