Jurnal Pendidikan Kreatif
https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/jpk
<p>Pendidikan Kreatif is a scholarly journal published by Faculty of Tarbiyah and Teaching, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. </p> <p>Jurnal Title : Jurnal Pendidikan Kreatif<br>ISSN :<a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20230331301352150" target="_blank" rel="noopener"> <strong>P-ISSN: 2987-3231</strong></a> (print) | <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20221006261663800" target="_blank" rel="noopener"><strong>E-ISSN: 2963-4083</strong></a> (online)<br>DOI Prefix : Prefix <a href="https://search.crossref.org/search/works?q=pendidikan+kreatif&from_ui=yes" target="_blank" rel="noopener">10.24252</a> by Crossref<br>Editor in Chief : <a href="https://scholar.google.com/citations?user=QQsC0C8AAAAJ&hl=id&oi=ao" target="_blank" rel="noopener">Dr. Muhammad Yahdi, M.Ag.</a><br>Managing Editor :<a title="GS" href="https://scholar.google.com/citations?user=lZfOiQUAAAAJ&hl=id&oi=ao" target="_blank" rel="noopener"> Dr. Muhammad Rusmin B, M.Pd.I</a><br>Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar<br>Frequency : 2 issues per year (Juni, Desember)<br>Citation Analysis : <a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?and_facet_source_title=jour.1457914" target="_blank" rel="noopener">Dimensions</a>|<a href="https://scholar.google.com/citations?hl=en&user=Bi2Gp0cAAAAJ&view_op=list_works&gmla=AHoSzlU4AX7CVPTUxrCaMoxH3FALgga36YeBzxDydAbV0TUSGtX9FEv64kKDs600YCETO_VUh_YyknBoiWlhjrs5" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a></p> <p>The journal has been accredited by Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA) officially Managed by Ministry of Research, Technology, and Higher Education, Republic Indonesia<em><strong> SINTA 5 grade since 2022 to 2026</strong></em> according to Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Nomor 177/E/KPT/2024 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode II Tahun 2024.</p> <p><strong>Journal Secretariat: </strong>Jl. H. M. Yasin Limpo No. 36 Romangpolong Kab. Gowa, Sulawesi Selatan Kode Pos 92113, Gedung Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar</p> <p><strong>Email:</strong> [email protected] </p>Universitas Islam Negeri Alauddin Makassaren-USJurnal Pendidikan Kreatif2987-3231Pengembangan Modul Pendidikan Agama Islam Materi Kisah Berbasis Gambar pada Peserta Didik Kelas V SD Inpres Mangga Tiga Kota Makassar
https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/jpk/article/view/51691
<p>This research focuses on developing Islamic Religious Education Modules based on illustrated stories for fifth-grade students at SD Inpres Mangga Tiga, Makassar. The main questions addressed in this study are: 1) How is the development of Islamic Religious Education Modules based on story illustrations for fifth-grade students at SD Inpres Mangga Tiga, Makassar described? 2) What is the validity level of the developed module? 3) How effective is the developed module in improving learning outcomes? The research utilizes a research and development (R&D) approach, employing the 4D model by Thiagarajan and Semmel, which includes defining, designing, developing, and disseminating. The study involved three key stages: defining the needs and objectives, designing the module, and developing it, followed by validation by experts and piloting with students. The findings indicated that the module achieved high validity, with a mean score of 4.916, and proved effective in enhancing learning outcomes, demonstrated by a learning completeness rate of 94.11% and a positive response from students, which was 97.64%. The implications of this study suggest that careful analysis and rigorous validation are crucial during the module development process to ensure the production of high-quality educational materials. This approach not only validates the content but also ensures the effectiveness and receptiveness of the educational tools among students, thereby enhancing their learning experiences and outcomes.</p>Alfatiha Nur A. Fatima KedangA. MarjuniRosdiana
Copyright (c) 2025 Alfatiha Nur A. Fatima Kedang
2025-01-242025-01-245211410.24252/jpk.v5i2.51691Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural dalam Menanggulangi Terorisme dan Konflik Sosial
https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/jpk/article/view/53050
<p><em>This article discusses Islam education which is multicultural in nature and aims to resolve social conflicts and terror. The purpose of this study is to understand Islamic teaching principles and practices based on multiculturalism in order to address social injustice and conflict. Given the numerous social conflicts resulting from the kekerasan in Indonesia, it is hoped that Islamic education with a multicultural curriculum will be able to provide solutions for any problems that may arise. The goal of multicultural Islamic education is to foster empathy and self-improvement in order to resolve interpersonal conflicts. This study employs a methodological approach by gathering data through relevant literature, journal articles, and study books. Because of this, it is believed that Islamic education can help students develop their morality and character through educational activities including character education and character development workshops.</em></p>SaharuddinMuhammad Aidul Muhammad Aditia
Copyright (c) 2025 Saharuddin
2025-01-272025-01-2752152310.24252/jpk.v5i2.53050Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Pembinaan Keagamaan Pada Peserta Didik Madrasah Tsanawiyah Al-Hidayah Lemoa Desa Bontolempangang Kecamatan Bontolempangang Kabupaten Gowa
https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/jpk/article/view/53041
<p>Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan bentuk nilai-nilai pendidikan Islam di Madrasah Tsanawiyah al-Hidayah Lemoa 2) Mendeskripsikan pengimplementasian nilai-nilai pendidikan Islam di Madrasah Tsanawiyah al-Hidayah Lemoa 3) Menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghambat dalam pengimplementasian nilai-nilai pendidikan Islam di Madrasah Tsanawiyah al-Hidayah Lemoa.</p> <p>Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian lapangan (<em>field research) </em>bersifat kualitatif yang mengambil lokasi penelitian di Madrasah Tsanawiyah al-Hidayah Lemoa. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala madrasah, guru, pembina kegiatan keagamaan, dan peserta didik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini adalah pedoman observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan analisis data meliputi reduksi data (<em>data reduction</em>), penyajian data (<em>data display</em>) dan penarikan kesimpulan dan verifikasi (<em>conclusion drawing/verifications</em>). Keabsahan data dilakukan dengan kepercayaan (<em>kreadiblity</em>) dan keteraliahan (<em>transferability</em>).</p> <p>Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa: 1) Terimplementasinya nilai-nilai pendidikan Islam dalam pembinaan keagamaan peserta didik dengan adanya kegiatan harian membaca al-Qur’an, shalat dhuha, berdoa sebelum dan sesudah belajar, dan shalat duhur secara berjamaah. 2) Kegiatan keagamaan tersebut juga dapat menghindarkan peserta didik melakukan kegiatan-kegiatan <em>negative</em> atau kurang bermanfaat, karena hampir seluruh waktu mereka habis digunakan untuk melakukan berbagai macam kegiatan yang baik. 3) Beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi nilai-nilai pendidikan islam terhadap kegiatan peserta didik antara lain motivasi untuk mendukung minat dan prestasi belajar, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, sikap terhadap guru dan teman pergaulan.</p> <p>Adapun implikasi dari penelitian ini adalah diharapkan agar pihak madrasah khususnya pembina kegiatan keagamaan untuk senantiasa memberikan bimbingan, motivasi, dan pengawasan kepada peserta didik sehingga peserta didik lebih giat lagi dalam mengambil peran dan kontribusi dalam kegiatan keagamaan.</p> <p> </p>Muhammad YahdiZulrihlatul Muaqqaf
Copyright (c) 2025 Muhammad Yahdi
2025-01-272025-01-2752243610.24252/jpk.v5i2.53041Pemikiran Imam Suprayogo Tentang Konstruk Pembelajaran Bahasa Arab Dalam Penguatan Studi Islam: Paradigma Dan Praktik
https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/jpk/article/view/55593
<p>Artikel ini fokus dalam mengkaji pemikiran Imam Suprayogo tentang konstruk pembelajaran bahasa Arab dalam penguatan studi Islam. Melalui studi kepustakaan, ditemukan bahwa dalam kerangka paradigmatiknya, terlihat bahwa konsep <em>ulul albab</em> yang menyatukan antara relasi triadik dzikir, pikir, dan amal shaleh yang dipadukan dengan metafora pohon keilmuan sebagai visualisasinya. Bahasa Arab adalah akar yang berfungsi sebagai ilmu alat dalam mengkaji berbagai bidang keilmuan lebih lanjut termasuk studi Islam. Dalam hal praktiknya, Imam Suprayogo menegaskan perlunya langkah-langkah praktis yang dapat dirasakan langsung efeknya terhadap konstruk pembelajaran bahasa Arab dalam penguatan studi Islam seperti inovasi program pembelajaran bahasa Arab yang melibatkan banyak pihak yang berkompeten serta alokasi waktu yang cukup.</p>Riadil JannahAbd. BasirMuhammad Rusydi
Copyright (c) 2025 Riadil Jannah, Abd. Basir, Muhammad Rusydi
2025-02-242025-02-2452374510.24252/jpk.v5i2.55593Perspektif Progresivisme dalam Pembelajaran Filsafat Pendidikan di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar
https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/jpk/article/view/55684
<p>Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan studi Pustaka. Obyeknya adalah pembelajaran Filsafat Pendidikan di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar perspektif Filsafat Pogresivisme. Metode pengumpulan data dengan studi Pustaka. Pada tahap awal peneliti berusaha memilih buku-buku yang mengkaji tentang pandangan Filsafat Progresisvisme mengenai pendidikan. Metode ini dimaksudkan untuk memahami makna yang terpenting dari filosofi nilai Proresivisme. Filosofi nilai dari Pendidikan Progresivisme adalah progres atau kemajuan Pendidikan itu sendiri yakni faktor determinan pendidikan (Pendidik, tujuan Pendidikan, kurikulum dan faktor anak didik). Progres yang paling utama dalam Pendidikan Progresivisme adalah peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aliran filsafat Progresivisme merupakan aliran filsafat Pendidikan modern yang membutuhkan adanya perubahan dalam penyelenggaraan Pendidikan yang lebih progres, maju dan dinamis. Aliran Progresivisme mengutamakan penyelenggaraan Pendidikan di Lembaga Pendidikan berpusat pada peserta didik (<em>student oriented</em>) dan menjadikan pendidik sebagai fasilitator, mentor dan pengarah bagi peserta didik. Pembelajaran Filsafat Pendidikan di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar mengikuti filosofi Pendidikan Progresivisme dengan menempatkan peserta didik sebagai subyek didik. Mahasiswa mengkaji rumusan-rumusan yang berkaitan dengan Epistemologi, Ontologi dan Aksiologi. Ketiganya merupakan bagian terpenting dari kajian Filsafat yang menjadi ciri atau karakter seorang peserta di jenjang Pendidikan Tinggi.</p> <p> </p>Nuryamin
Copyright (c) 2025 Nuryamin
2025-03-072025-03-0752466010.24252/jpk.v5i2.55684Penggunaan Media Digital dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Meningkatkan Minat dan Pemahaman Karakter Siswa
https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/jpk/article/view/52997
<p>Penggunaan media digital dalam pembelajaran semakin relevan, terutama dalam pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah (MTs). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media digital terhadap minat belajar dan pemahaman karakter siswa kelas X MTs 1 Woja. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen kuasi, melibatkan 27 siswa sebagai sampel yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan media digital dan kelompok kontrol yang menggunakan metode ceramah. Data dikumpulkan melalui kuesioner minat belajar dan tes pemahaman karakter sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital dapat meningkatkan minat belajar siswa secara signifikan, dengan peningkatan sebesar 28,57% pada kelompok eksperimen, sedangkan kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan 9,68%. Selain itu, pemahaman karakter siswa terhadap nilai-nilai akidah dan akhlak juga meningkat, dengan kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan sebesar 16%, sementara kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan 5,41%. Uji statistik paired sample t-test menunjukkan bahwa perubahan yang terjadi pada kelompok eksperimen sangat signifikan (p-value < 0.05). Penelitian ini mengindikasikan bahwa media digital berpengaruh positif dalam meningkatkan minat belajar dan pemahaman karakter siswa MTs 1 Woja</p>IdharIlyas
Copyright (c) 2025 Idhar
2025-01-292025-01-295210.24252/jpk.v5i2.52997Pengaruh Penerapan Model Cooperative Tipe Student Facilitator and Explaining Terhadap Hasil Belajar Fikih Peserta Didik di MTs Negeri Gowa
https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/jpk/article/view/53040
<p>Hasil belajar Fikih yang diajar tanpa menggunakan Model pembelajaran <em>Cooperative Tipe</em> <em>Student Facilitator and Explain</em>ing di MTs Negeri Gowa mengalami peningkatan, yaitu nilai <em>pretest</em> adalah 73,75 dan nilai postest adalah 86,66, hasil yang kedua adalah belajar Fikih yang diajar menggunakan Model pembelajaran <em>Cooperative Tipe</em> <em>Student Facilitator and Explain</em>ing di MTs Negeri Gowa mengalami peningkatan, yaitu nilai <em>pretest</em> adalah 80 dan nilai postest adalah 91, kemudian pengaruh hasil belajar Fikih pada penerapan model pembelajaran <em>Cooperative Tipe Student Facilitator and Explaining </em>di MTs Negeri Gowa Kab. Gowa berdasarkan hasil perhitungan SPSS di peroleh nilai t<sub>hitung</sub> > t<sub>tabel</sub> yaitu 2,003 > 1,71. Maka kesimpulan yang diambil adalah H<sub>0</sub> ditolak dan H<sub>1</sub> diterima atau terdapat perbedaan hasil belajar Fikih yang diajar dengan menggunakan model <em>Cooperative Tipe Student Facilitator and Explaining</em> di MTs Negeri Gowa.</p> <p>Implikasi dari penelitian ini bagi peserta didik di MTs Negeri Gowa di harapkan hasil belajarnya dapat di pertahankan dan di tingkatkan sehingga Model pembelajaran <em>Cooperative Tipe</em> <em>Student Facilitator and Explain</em>ing dapat dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif dalam proses belajar mengajar. Untuk menambah wawasan keilmuan peneliti tentang model Student Facilitator and Explaining dan dapat dijadikan sebagai salah satu acuan untuk melaksanakan penelitian selanjutnya<strong>.</strong></p>Abu Dzar Al-gifari
Copyright (c) 2025 Abu Dzar Al-gifari
2025-01-242025-01-245210.24252/jpk.v5i2.53040Peran Pendidikan Non Formal dalam Pembinaan Akhlak Remaja
https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/jpk/article/view/49586
<p style="text-align: justify;"><span lang="EN-ID">Pendidikan non formal memiliki peran penting dalam pembinaan akhlak remaja. Berbeda dengan pendidikan formal yang berlangsung dalam lingkungan sekolah yang terstruktur, pendidikan non formal mencakup berbagai pengalaman belajar terorganisir yang terjadi di luar sistem pendidikan formal, seperti program berbasis komunitas, pendidikan agama, klub olahraga, program seni, dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya. Penelitian ini membahas bagaimana pendidikan non formal dalam bentuk Tarbiyah Islamiyah melengkapi pendidikan formal dengan memberikan peluang tambahan bagi remaja untuk mengembangkan karakter dan moral mereka. Tarbiyah Islamiyah menekankan pada perkembangan pribadi dan sosial, menawarkan pendekatan yang lebih holistik terhadap pendidikan. Program-program pendidikan non formal ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai dan etika, melalui pembelajaran praktis dan langsung yang memungkinkan remaja menerapkan prinsip-prinsip moral dalam situasi nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan non formal dalam bentuk Tarbiyah Islamiyah memiliki dampak positif yang signifikan terhadap pembinaan akhlak remaja. Program-program Tarbiyah Islamiyah memfasilitasi penerapan nilai-nilai dan etika dalam kehidupan sehari-hari melalui pengalaman praktis, menyediakan lingkungan yang aman dan mendukung di mana remaja merasa dihargai dan didukung, meningkatkan keterampilan sosial dan moral melalui interaksi dengan mentor dan role model, dan memberikan fleksibilitas dan aksesibilitas bagi remaja yang mungkin tidak berkembang dalam sistem pendidikan formal.</span></p>Achmad Yani Abdullah
Copyright (c) 2025 Achmad Yani Abdullah
2025-01-292025-01-295210.24252/jpk.v5i2.49586Dasar-dasar dan Tujuan Pendidikan Islam
https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/jpk/article/view/49255
<p>Pendidikan Islam memegang peranan kunci dalam mengarahkan individu menuju kehidupan yang lebih bermakna, baik di dunia maupun di akhirat. Makalah ini mengeksplorasi dasar-dasar dan tujuan pendidikan Islam, dengan berfokus pada landasan teologis serta perincian tujuan umum dan khususnya. Dengan menggali prinsip-prinsip dari al-Qur'an, hadis, dan pemikiran ulama, makalah ini mengidentifikasi nilai-nilai esensial yang membentuk dasar pendidikan Islam, seperti tauhid, kemanusiaan, kesatuan umat manusia, keseimbangan, dan rahmatan lil'alamin. Selain itu, tujuan pendidikan Islam diuraikan dalam konteks pembinaan akhlak, persiapan untuk kehidupan dunia dan akhirat, pengembangan ilmu dan keterampilan, serta pembinaan kepribadian. Berbagai pandangan ulama dan pemikir Islam dikaji untuk mendukung penjelasan dalam makalah ini.</p>Bahtiar
Copyright (c) 2025 Bahtiar
2025-03-092025-03-095210.24252/jpk.v5i2.49255Pendidikan Humanis dalam Perspektif Hadis (Kajian Kitab Shaḥīh Al-Bukhārī)
https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/jpk/article/view/53051
<p><em>Humanist education emphasizes human values, respect for individual dignity, and the holistic development of self-potential. In the perspective of Islam, this concept correlates with teachings found in the hadith, particularly those compiled in the </em><em>Ṣ</em><em>a</em><em>ḥīḥ</em><em> al-Bukh</em><em>ā</em><em>r</em><em>ī</em><em>. This article explores the concept of humanist education through an analysis of hadiths in </em><em>Ṣ</em><em>a</em><em>ḥīḥ</em><em> al-Bukh</em><em>ā</em><em>r</em><em>ī</em><em>, covering aspects such as respect for individual rights, freedom of thought, empathy, and character development. Using a descriptive analysis method, this study finds that humanist education has a strong foundation in Islamic values, with hadiths encouraging the cultivation of positive attitudes and harmonious relationships within society. This shows that humanist education in Islam is an integral part of educational goals that honor humanity.</em></p>Musdalifah
Copyright (c) 2025 Musdalifah
2025-03-092025-03-095210.24252/jpk.v5i2.53051Pembiasaan Budaya Islami dalam Pembentukan Akhlak Al-Karimah pada Mahasiswi PAI UIN Sumatera Utara di Asrama Tahfizh Al-Qur’an dan Bahasa Arab Salsabila
https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/jpk/article/view/53000
<p><em>Penelitian yang telah dilakukan berjudul Pembiasaan Budaya Islami dalam Pembentukan Akhlak Al-Karimah Pada Mahasiswi PAI UIN Sumatera Utara di Asrama Tahfizh al-Qur’an dan Bahasa Arab Salsabila ini dilatarbelakangi oleh kondisi mahasiswa yang jauh dari tuntunan akhlak yang terpuji. Salah satu penyebab terjadinya hal tersebut adalah kurangnya contoh dan teladan yang baik dari lembaga keluarga dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Data pada penelitian ini diperoleh dengan melakukan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pembiasaan Budaya Islami terbukti efektif dalam membentuk akhlak pada mahasasiwi PAI UIN Sumatera Utara, hal ini dapat dilihat dari karakter mahasiswi yang berada di asrama semakin religius, seperti menutup aurat, disiplin dalam ibadah, belajar dan menghafal al-Qur’an. 2) Metode pembentukan akhlak yang dilakukan di Asrama Tahfizh al-Qur’an dan Bahasa Arab Salsabila adalah: 1) Metode keteladanan, 2) Metode pembiasaan, 3) Metode nasehat, 4) metode perhatian dan pemantauan, dan 5) Metode hukuman.</em></p>Jamilah
Copyright (c) 2025 Jamilah
2025-03-092025-03-095210.24252/jpk.v5i2.53000Penerapan Disiplin Positif dalam Pendidikan: Perspektif Islam
https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/jpk/article/view/53767
<p>Seiring dengan maraknya kasus kekerasan dalam pendidikan, paradigma disiplin positif telah menjadi alternatif baru agar layanan pendidikan sejalan dengan tujuan pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan pandangan Islam terhadap penerapan disiplin positif di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi pustaka. Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari jurnal, buku, dokumen serta sumber lain yang relevan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitiam ini adalah metode deskriptif, yaitu penelitian yang berusaha mendeskripsikan dan menginterpretasi apa yang ada termasuk teori, data, pendapat dan sumber lain yang terkait dengan penelitian. Penelitian ini menemukan bahwa berdasarkan kajian Islam, penerapan disiplin positif sejalan dengan ajaran Al-Qur’an dan Al-Hadits serta pandangan tokoh Islam klasik. Penerapan disiplin positif yang mengedepankan metode <em>targhib</em> (<em>reward</em>) daripada <em>tarhib </em>(hukuman), pendekatan kasih sayang serta <em>reinforcement</em> lebih berpengaruh pada pembentukan perilaku positif pada peserta didik.</p>Susanto
Copyright (c) 2025 Susanto
2025-03-142025-03-145210.24252/jpk.v5i2.53767