Reception of The 'Maulid Nabi' Hadith in the Pangkep Community South Sulawesi (Study of Baku Tradition in Balang Caddi Island)

  • Muhammad Alwi HS UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
    (ID)
  • Iin Parninsih UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
    (ID)
Kata Kunci: Hadith, Reception, Prophet's Birthday, Tradition of Baku, Balang Caddi Island.

Abstrak

This article discusses the reception of hadith as the basis for the Baku tradition in the celebration of the Prophet's Birthday by the people of Balang Caddi Island. It based on the thesis that in human reception of religious texts there is an informative and performative side. In this context, the hadith of love for the Prophet can be seen from an informative and performative perspective. From an informative point of view, the hadith about the love of the Prophet implies that those who love the Prophet Muhammad will be with the Prophet in Heaven. Meanwhile, from a performative perspective, the community implement the Maulid tradition as was done by the people of Balang Caddi Island. This performative side constantly undergo transmission and transformation from one place and time to another. To understand it, the author makes analytical observations, namely observing and experiencing the celebration of the Baku tradition. The result of this research is that the Birthday of the Prophet among the people of Balang Caddi Island is an effort to maintain the transmission of the values ​​of love to Allah and the Prophet Muhammad in the form of the Baku tradition. As a form of transformation, the Baku tradition in the Prophet's Birthday among the Community includes the Prophet's Birthday night at the Darul Dakwah Wal Irsyad School, and the Prophet's Birthday at the Darus Sa'adah Mosque, as well as the Pabagang context related to the time and form of the Prophet's Birthday celebration.

 

Artikel ini membahas resepsi hadis yang dijadikan dalil atas tradisi Baku dalam perayaan Maulid Nabi oleh masyarakat Pulau Balang Caddi. Hal ini berangkat dari tesis bahwa dalam resepsi manusia terhadap teks Agama, terjadi sisi informatif dan performatif. Dari sini, hadis tentang kecintaan kepada Nabi dapat dilihat dari sisi informatif dan performatif. Pada sisi informatif, hadis tentang kecintaan kepada Nabi mengandung pemahaman bahwa orang yang mencintai Nabi Muhammad akan bersama Nabi di dalam Surga. Sementara dari sisi performatif, masyarakat melahirkan tradisi-tradisi Maulid, sebagaimana yang dilakukan oleh masyarakat Pulau Balang Caddi. Sisi performatif ini senantiasa mengalami transmisi dan transformasi dari satu tempat dan waktu ke tempat dan waktu lainnya. Untuk memahami hal-hal tersebut, penulis melakukan observasi-analitis, yakni mengamati dan mengalami secara analisis dari tradisi Baku tersebut. Adapun hasil dari artikel ini adalah Maulid Nabi di kalangan Masyarakat Pulau Balang Caddi merupakan upaya mempertahankan transmisi nilai atas kecintaan kepada Allah dan Nabi Muhammad dalam bentuk tradisi Baku. Sebagai bentuk transformasinya, tradisi Baku dalam Maulid Nabi di kalangan Masyarakat tersebut meliputi Malam Maulid Nabi di Sekolah Darul Dakwah Wal Irsyad, dan Hari Maulid Nabi di Masjid Darus Sa’adah, serta konteks Pabagang yang saling terikat dengan waktu dan bentuk perayaan Maulid Nabi tersebut.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Al-Tirmidzi, Muhammad bin Isa, Sunan Al-Tirmidzi, Bab Pintu, Juz 5, nomor Hadis 3733, berdasarkan Software Maktabah Syamilah.

Andryyanti, Marlyn, “Makna Maulid Nabi Muhammad SAW (Study pada Maudu Lompoa di Gowa)”, Skripsi UIN Alauddin Makassar, 2017.

Ansory, Isnan, Pro Kontra Maulid Nabi: Mencari Titik Kesepahaman. Jakarta: RUmah Fiqih Publishing, 2018.

Asparinal, Atropal, “Masjid dan Ruang Spiritualitas Bagi Difabel: Observasi Kritis terhadap Masjid-masjid Populer di Yogyakarta”, dalam Living Islam: Journal of Islamic Discourses, Volume II, Nomor 2, November, 2018.

Fattah, Munawwar Abdul, Tradisi Orang-orang NU (Yogyakarta: Pustaka Pesantren, 2012).

Gill, Sam D., “Nonliterate Traditions and Holy Book”, dalam Frederick M. Denny dan Rodney L. Taylor (ed), The Holy in Comparative Perpektive, Colombia: The University of South Carolina Press, 1993.

Hasan, Musohihul, “Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Maulid Nabi Muhammad SAW”, dalam Jurnal Al-Insyirah, Volume 1, 2015.

Kaptein, Nico, Perayaan Hari Lahir Nabi Muhammad SAW: Asal Usul dan Penyebaran Awalnya; Sejarah di Magrib dan Spanyol Muslim sampai Abad ke-10/ke-16, terj. Lillian D. Tedhasudhana. Jakarta: INIS, 1994.

Khaerunnisa, Ika Wijayanti dan Siti Nurjannah, “Perubahan Makna Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW bagi Masyarakat Kelurahan Dasan Agung Kecamatan Selaparang Kota Mataram”, dalam Resiprokal: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual, Volume 1, Nomor 1, 2019.

Khosiyah, Faiqotul, “Living Hadis dalam Kegiatan Peringatan Maulid Nabi di Pesantren Ampel Jombang”, dalam jurnal Living Hadis, Volume 3, Nomor 1, 2018.

Latumahina, Petrus Filippus, Syamsul Asri, dan Andi Sitti Chaerunnisa, “Pola Jaringan Angkutan Laut Gugusan Pulau dalam Wilayah Kabupaten Pangkejene Kepulauan” dalam Jurnal JPE, Volume 23, Nomor 2, 2019.

Listijabudi, Daniel K., “Toward A Communitarian Cross-textual Reading of the Sacred Texts An Experiment”, dalam Amin Abdullah, dkk, Kitab Suci dan Pembacanya. Yogyakarta: Stelkendo Kreatif, 2019.

Nadia, Zunly, “Tradisi Maulid pada Masyarakat Mlangi Yogyakarta”, dalam Jurnal Esensia, Volume XII, Nomor 1, 2011.

Rafiq, Ahmad, “The Reception of the Qur’an in Indonesia: A Case Study of the Place of the Qur’an in a Non-Arabic Speaking Community” Dissertation Doctor of Philosophy, University Graduate Board, 2014.

Rivauzi, Ahmad, “The Education in Local Islamic Culture of Maulid Nabi Tradition: a Case Studi in Nurul Yaqin Ringan-Ringan Pakandangan Padang Parlaman Boarding School” dalam Al-Ta’lim Journal, Volume 22, Nomor 2, 2015.

Sulkifli, “Tradisi Maudu Lompoa di Patte’ne (Studi Budaya Islam)”, Skripsi UIN Alauddin Makassar, 2014.

Suriadi, Ahmad, “Akulturasi Budaya dalam Tradisi Maulid Nabi Muhammad di Nusantara”, dalam Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, Volume 17, Nomor 1, 2019.

Thoha, Hamim, “Tradisi Maulid Nabi di Kalangan Masyarakat Pesantren”, dalam jurnal Religi: Jurnal Studi Agama-Agama, Volume 4, Nomor 2, 2014.

Wahidi, Ridhoul, “Budaya dan Agama sebagai Identitas Islam Nusantara; Kajian atas Tradisi Marhaba’an/Maulid Nabi di Tanah Sunda”, dalam Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, Volume 5, Nomor 2, 2018.

Yuliana, “Perayaan Maudu’ Lompoa: sebuah Peristiwa Ritual Agama di Cikoang Takalar Sulawesi Selatan” Tesis Universitas Gadja Mada (UGM), 2004.

Diterbitkan
2022-12-31
Bagian
Artikel
Abstrak viewed = 167 times