ANALISIS KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DALAM PELAKSANAAN CEGAH TANGKAL PENYAKIT COVID-19 DI PINTU NEGARA PADA PETUGAS KESEHATAN KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS I MAKASSAR

  • Reny Marlina Universitas Hasanuddin
    (ID)
  • Yuliana Syam Universitas Hasanuddin
    (ID)
  • Bahtiar Bahtiar Universitas Mulawarman
    (ID)

Abstract

Latar belakang: Alat  pelindung  diri bagi tenaga kerja sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kecelakaan kerja termasuk penyakit covid-19. Penelitian ini bertujuan menganalisis kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Dalam Pelaksanaan Cegah Tangkal Penyakit Covid-19 di Pintu Negara pada Petugas Kesehatan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Makassar.  Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan survei deskriptif. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling sebanyak 54 orang. Hasil dianalisa dengan menggunakan program SPSS 21.0. (SPSS, Inc Chicago, IL). Hasil: sebagian besar petugas patuh (92,6%) dalam penggunaan APD Dalam Pelaksanaan Cegah Tangkal Penyakit Covid-19, sebagian besar menggunakan sarung tangan (94,4%), semua menggunakan masker (100%), lebih dari setengah menggunakan penutup kepala (63,3%), lebih dari setengah menggunakan kacamata pelindung (70,4%), dan lebih dari setengah menggunakan baju pelindung (55,6%). Kesimpulan: Sebagian besar petugas patuh dalam penggunaan APD Dalam Pelaksanaan Cegah Tangkal Penyakit Covid-19. Oleh karena itu, bagi pihak tekait dalam hal ini pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Makassar agar dapat menyediakan APD terkait Pelaksanaan Cegah Tangkal Penyakit Covid-19 dan berupaya meningkatkan keptauhan petugas dalam penggunaan APD.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Administration, O. S. (2020). United States Department of Labour. Retrieved from Occupational Safety and Health Administration:www.osha.gov.

Akbar, N. (2016). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan perawat terhadap penggunaan sarung tangan di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Universitas Tanjungpura Kota Pontianak. Pontianak: Universitas Tanjungpura.

Apriluana, G., Khairiyati, L., & Setyaningrum, R. (2016). Hubungan antara usia, jenis kelamin, lama kerja, pengetahuan, sikap dan ketersediaan alat pelindung diri (APD) dengan perilaku penggunaan APD pada tenaga kesehatan. Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia, 3(3), 82–87.

Azzahri, M. L., & Ikhwan, K. (2019). Hubungan Pengetahuan Tentang Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Dengan Kepatuhan Penggunaan APD Pada Perawat di Puskesmas Kuok, PREPOTIF. Kesehatan Masyarakat, 3(1), 50–57.

BPJS Ketenagakerjaan. (2018). Kecelakaan Kerja. Jakarta.

Buntarto. (2015). Panduan praktis keselamatan dan kesehatan kerja untuk industri. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Djatmiko. (2016). Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Yogyakarta: Deepublish.

Fahmi, I. (2016). Perilaku organisasi (teori, aplikasi dan kasus). Bandung: Alfabeta.

Indonesia, M. T. (2010). Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia nomor Per.08/MEN/VII/2010. . Jakarta.

International Labour Organization. (2019). International Labour Organization. Retrieved from ilo.org: ww.ilo.org.

Kaplan, & Sadock. (2015). Synopsis of psychiatry: behavioral sciences/clinical/psychiatri-elevent edition. Virginia: Wolters Kluwer.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Profil kesehatan indonesia 2017. Jakarta: Pusat data dan informasi.

Khairiah. (2012). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat untuk menggunakan alat pelindung diri di RS Islam Faisal Makassar, Makassar: Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar.

Kozier. (2010). Buku ajar praktik keperawatan klinis (5th ed.). Jakarta: EGC.

Kurizi, F. ., Akili, R. ., & Punuh, M. . (2020). Hubungan Antara Pengetahuan dan Sikap dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Petugas Penyapu Jalan di Kecamatan Singkil dan Tuminting. KESMAS, 9(1), 41–45.

Matela, D. (2015). Personal protective equipment should fit the workplace.

Muchlis, S., & Yusuf, M. (2019). (2019) Kesadaran perawat dalam penggunaan alat pelindung diri (APD), Banda Aceh: Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala.

Notoatmojo, P. . (2012). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmojo, S. (2010). Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurdiani, C. U., & Krianto, T. (2019). Kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) di laboratorium pada mahasiswa Prodi Diploma Analis Kesehatan Universitas Mh Thamrin. Ilmiah Kesehatan, 11(2), 88–93.

Okamoto, K., Rhee, Y., Schoeny, M., Cheng, J., Reddy, S., Salazar, E., … Popovich, K. (2016). Importance of healhtcare worker personal protective equipment in reducing doffing errors-correlation with HCW charasteristic and perceptions. Occupational Health, 1, 2016. diakses tanggal 21 Juli 20202 dari <https://idsa.confex.com/idsa/2016/webprogram/Paper57990.html>

Pamelia, I. (2019). Gambaran Faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan menggunakan APD di SPBU ‘X‘ Surabaya. Industrial Hygiene and Occupational Health, 3(1), 120–131.

Prevention. C. F. (2019). Centers for disease control and prevention. . Retrieved from Centers for Disease Control and Prevention: www.cdc.gov.

Purba, H. (2015). Hukum pengangkutan di laut. Medan: PUSAKA BANGSA.

Putri, S. ., Widjanarko, B., & Shaluhiyah, Z. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan perawat terhadap penggunaan alat pelindung diri (APD) di RSUP DR. Kariadi Semarang (studi asus di instalasi rawat inap merak). Kesehatan Masyarakat, 6(1), 800–808. https://doi.org/Retrieved from Safety and Health: www.safetyandhealthmagazine.com

Septiningsih, E. (2017). Penguatan masa kerja dalam meningkatkan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada petugas kebersihan. Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Setyawan, F. E. B., Supriyanto, S., Ernawaty, E., & Lestari, R. (2020). Developing a holistic-comprehensive assessment model: Factors contributing to personal protective equipment compliance among Indonesian cement workers. IJOEM Indian of Occupational & Environmental Medicine, 24(1), 19–24. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.4103%2Fijoem.IJOEM_115_19

Sugiyono. (2016). Statistika untuk penelitian. Bandung: Alfabeta.

WHO. (2020). Penggunaan rasional alat perlindungan diri untuk penyakit coronavirus (COVID-19) dan pertimbangan jika ketersediaan sangat terbatas. Jakarta: WHO.

World Health Organization. (2010). Prevention of hospital bacquired infection. Malta: Department of Communicable Disease.

Yotlely, A. S. (2019). Analisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam penerapan kewaspadaan standar di RSUD Piru. Surabaya: Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga.

Zahara, R. ., Effendi, S. U., & Khairani, N. (2017). Kepatuhan menggunakan alat pelindung diri (APD) ditinjau dari pengetahuan dan perilaku pada petugas instalasi pemeliharaan sarana dan prasarana rumah sakit (IPSRS). Ilmu Kesehatan, 2(2), 153–158.

Published
2021-06-27
How to Cite
Marlina, R., Syam, Y., & Bahtiar, B. (2021). ANALISIS KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DALAM PELAKSANAAN CEGAH TANGKAL PENYAKIT COVID-19 DI PINTU NEGARA PADA PETUGAS KESEHATAN KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS I MAKASSAR. Alauddin Scientific Journal of Nursing, 2(1), 49-65. https://doi.org/10.24252/asjn.v1i2.21585
Section
Artikel
Abstract viewed = 2416 times