Efek antagonis jamur rhizosfer terhadap jamur patogen tanaman kentang

  • Jumriani Rusli Prodi Biologi, UIN Alauddin Makassar
    (ID)
  • Hafsan Hafsan Prodi Biologi, UIN Alauddin Makassar
    (ID)
  • Eka Sukmawaty Prodi Biologi, UIN Alauddin Makassar
    (ID)

Abstract

Kentang merupakan tanaman pertanian penting karena merupakan sumber karbohidrat yang menjadi bahan makanan pokok di Indonesia. Namun produktivitasnya terancam oleh cendawan patogen oleh karena itu diperlukan usaha pengendalian hayati menggunakan cendawan antagonis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antagonis cendawan Rhizosfer terhadap cendawan patogen pada tanaman kentang. Cendawan Rhizosfer kentang diisolasi dan diuji daya antagonisnya menggunakan biakan ganda. Sebanyak 22 isolat cendawan berhasil diisolasi dari Rhizosfer tanaman kentang, dan 3 isolat berpotensi menghambat pertumbuhan F. oxysporum dan 5 isolat berpotensi menghambat pertumbuhan Culvularia sp. Aktivitas penghambatan ditunjukkan oleh 8 isolat cendawan yaitu Aspergillus sp. (3 isolat), Nigrospora sp. (1 isolat), Gliocladium sp. (1 isolat) Penicillum (1 isolat) dan Rizopus sp. (3 isolat) menunjukkan kemampuan kompetisi.
Published
2021-04-08
How to Cite
Rusli, J., Hafsan, H., & Sukmawaty, E. (2021). Efek antagonis jamur rhizosfer terhadap jamur patogen tanaman kentang. Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi, 1(1), 1-6. https://doi.org/10.24252/filogeni.v1i1.20546
Section
Artikel Penelitian
Abstract viewed = 741 times