PENGEMBANGAN ALAT UKUR KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP PADA POKOK BAHASAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL
Abstrak
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui prosedur pengembangan alat ukur untuk memfasilitasi kemampuan pemahaman konsep pada pokok bahasan SPLTV siswa kelas X SMAN 6 Wajo dan untuk mengetahui bagaimana kualitas alat ukur untuk mengukur kemampuan pemahaman konsep pada pokok bahasan SPLTV siswa kelas X SMAN 6 Wajo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan berdasarkan model formative research Tessmer yang terdiri dari 4 tahapan, yaitu: 1) preliminary, 2) self evaluation¸3) prototyping (expert review, one-to-one, dan small group) dan 4) field test. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi, angket dan tes. Teknik analisis data yang digunakan untuk lembar validasi menggunakan indeks validitas Aiken’s V, sedangkan untuk angket dan tes menggunakam analisis respon peserta didik dan analisis kualitas butir soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proses pengembangan alat ukur kemampuan pemahaman konsep pada pokok bahasan SPLTV melalui 4 tahapan, yaitu (a) tahap preliminary, (b) tahap self-evaluation, (c) tahap prototyping, dan (d) tahap field test, (2) Dari hasil uji coba yang diperoleh dari data one-to-one alat ukur yang telah dikembangkan pada tahap uji validasi oleh ahli memenuhi kriteria valid dengan nilai koefisien validitas sebesar 0,8. Hasil analisis respons peserta didik sebesar 77% berada pada kriteria hampir sepenuhnya peserta didik merespon positif terhadap keterbacaan soal. Hasil analisis tingkat kesukaran soal diperoleh rata-rata skor total sebesar 0,53 berada pada kategori sedang, sedangkan hasil analisis daya pembeda diperoleh skor rata-rata sebesar 0,24 berada pada kategori cukup.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Amalia & Ahmad. (2015). Penerapan model eliciting activities untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis dan self confidence siswa SMA. Jurnal Didaktik Matematika, 2(2), 38–48. Retrieved from https://jurnal.unsyiah.ac.id/DM/article/view/2848
Annajmi. (2016). Peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMP melalui metode penemuan terbimbing berbantuan software geogebra. Journal of Mathematics Education and Science, 2(1), 1-10. https://doi.org/10.30743/mes.v2i1.110
Fadzillah & Wibowo. (2015). Analisis kesulitan pemahaman konsep matematika kelas VII SMP. Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 140–144.
Febriyanto, B., Haryanti, Y. D., & Komalasari, O. (2018). Peningkatan pemahaman konsep matematis melalui penggunaan media kantong bergambar pada materi perkalian bilangan di kelas II Sekolah Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 4(2), 32. https://doi.org/10.31949/jcp.v4i2.1073
Hadi, S. (2019). TIMSS Indonesia (Trends in International Mathematics and Science Study). 562–569. Retrieved from https://jurnal.unsil.ac.id/index.php/sncp/article/view/1096
Hartinah, S., & Ferdianto. (2019). Identifikasi kesalahan siswa dalam memahami materi SPLTV. Seminar Nasional Pendidikan Matematika 1(1), 484–492.
Kuswanti, Y., & Nusantara, T. (2018). Deskripsi kesalahan siswa pada penyelesaian masalah sistem persamaan linear tiga variabel (SPLTV). Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 3(7), 865–872. http://dx.doi.org/10.17977/jptpp.v3i7.11286
Mania, S. (2014). Assesment autentik untuk pembelajaran aktif dan kreatif implementasi kurikulum 2013. Makassar: Alauddin University Press.
Musriliani & Ansari. (2015). Pengaruh pembelajaran contextual teaching learning (CTL) terhadap kemampuan koneksi matematis siswa SMP ditinjau dari gender. Jurnal Didaktik Matematika, 2(2), 49–58. Retrieved from https://jurnal.unsyiah.ac.id/DM/article/view/2814/0
Qomariyah, N. (2017). Program studi Pendidikan Matematika fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo 2017. 200.
Rahmawati, A. Husnadi, M. & H. (2019). Implementasi kahoot sebagai instrumen tes pembelajaran fisika di era digital. SENDIKA: Seminar Pendidikan, Vol. 3, 23-34. http://seminar.uad.ac.id/index.php/sendika/article/download/3173/pdf
Sri & Asih. (2017). Analisis kemampuan pemahaman konsep matematika ditinjau dari rasa ingin tahu siswa pada model concept attainment. Unnes Journal of Mathematics Education Research, 6(2), 217–224. Retrieved from http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/34959
Tohir, M., & Ibrahimy, U. (2020). Hasil PISA Indonesia tahun 2018 turun dibanding tahun 2015. 10–12. https://doi.org/10.17605/OSF.IO/8Q9VY
Triwibowo, Pujiastuti, E., & Suparsih, H. (2018). Meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis dan daya juang siswa melalui strategi trajectory learning. Prisma, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 1, 347–353. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/article/download/19615/9526
Zulkardi. (2006). Formative evaluation: what, why, when, and how.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).