Hubungan Usia Dan Status Gizi Ibu Hamil Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah

  • Sri Sularsih Endartiwi STIKES Surya Global Yogyakarta
    (ID)
  • Elang Fajri Ma’rifah STIKES Surya Global Yogyakarta
    (ID)
Kata Kunci: Umur, statu gizi, BBLR

Abstrak

Bayi berat lahir rendah (BBLR) merupakan keadaan berat badan bayi yang dilahirkan kurang dari 2.500 gr tanpa memandang masa gestasi. Dalam bidang kesehatan, bayi berat lahir rendah menjadi masalah utama yang berkontribusi meningkatkan angka mordibitas dan mortalitas perinatal. Kemenkes melaporkan bahwa pada tahun 2020 penyebab tertinggi kematian neonatal adalah BBLR. Kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) tertinggi se-Kabupaten Bantul terdapat di wilayah kerja Puskesmas Kasihan I yaitu mencapai 69 kasus. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan, usia ibu hamil dan status gizi ibu hamil merupakan faktor yang berkontribusi menyebabkan kejadian BBLR di Puskesmas Kasihan I. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia dan status gizi ibu hamil dengan kejadian BBLR di Puskesmas Kasihan I Kabupaten Bantul. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang melahirkan di Puskesmas Kasihan I pada tahun 2020 yaitu sebanyak 36 orang. Teknik pengumpulan sampel menggunakan teknik sampling jenuh sebanyak 32 orang. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil uji statistik chi square diperoleh nilai p-value = 0,815 ( p > 0,05), artinya tidak ada hubungan antara usia ibu hamil dengan kejadian BBLR, dan hasil p-value = 0,014 ( p < 0,05), artinya ada hubungan antara status gizi ibu hamil dengan kejadian BBLR. Tidak terdapat hubungan antara usia ibu hamil dengan kejadian BBLR di Puskesmas Kasihan I tahun 2022. Ada hubungan antara status gizi ibu dengan kejadian BBLR. Ibu hamil dapat melakukan pemeriksaan status gizi di fasilitas kesehatan, untuk mencegah kehamilan yang berisiko BBLR. 

Referensi

Bariyyah, K. and Srimiati, M. (2021) “Status Gizi Ibu Sebelum Hamil Dan Status Anemia Ibu Hamil Meningkatkan Resiko Melahirkan Bayi Berat Lahir Rendah,” Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary), 1(1), p. 42. Available at: https://doi.org/10.24114/jnc.v1i1.22543.

Dwi Listiarini, U., Maryanti, E. and Sofiah, N.S. (2022) “Status Gizi Ibu Hamil Berhubungan dengan Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR),” Jurnal Kesehatan Mahardika, 9(2), pp. 10–15. Available at: https://doi.org/10.54867/jkm.v9i2.107.

Evasari, E. and Nurmala, E. (2016) “Hubungan Umur, Paritas dan Status Gizi Ibu dengan Kejadian BBLR,” Jurnal Obstretika Scientia, 4(2), pp. 453–471. Avaible at: https://journal.uinjkt.ac.id/index.php/jrph/article/view/28752

Firsti Winasandis, B. and Anantanyu, S. (2020) “Associations between Maternal Nutritional Status, Carbohydrate, Fat, and Protein Intakes, and Low Birth Weight in Jember, East Java,” Journal of Maternal and Child Health, 5(1), pp. 1–11. Available at: https://doi.org/10.26911/thejmch.2020.05.01.01.

Fikawati, S., dkk. (2015). Gizi Ibu dan Bayi. Jakarta: PT. Raja Grafindo.Avaible at: https://www.rajagrafindo.co.id/produk/gizi-ibu-dan-bayi/

Febrianti, R. (2019). Faktor-Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2019, 464-9.Avaible At:http://dx.doi.org/10.35141/scj.v8i1.663

Khoiriyah, H. (2018). Hubungan Usia, Paritas Dan Kehamilan Ganda Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah Di RSUD Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Jurnal Kesehatan, 3(2).

Maryunani, A. (2013). Asuhan Bayi Dengan Berat Badan Lahir Rendah. Jakarta: CV. Trans Info Media. avaible at: https://elibs.poltekkes-tjk.ac.id/index.php?p=show_detail&id=107871

Paramashanti, B. A. (2019). Gizi Bagi Ibu & Anak. Yogyakarta: PT. Pustaka Baru.

Prasetyawati, A. E. (2011). Ilmu Kesehatan Masyarakat Untuk Kebidanan Holistik. Yogyakarta: Nuha Medika.

Melani Astari, A. et al. (2022) “Indonesian Journal of Human Nutrition Artikel Hasil Penelitian Nutritional Status of Pregnant Women Aged Less Than 20 Years is a Risk Factor For The Incidence of Babies With Low Birth Weight (LBW),” pp. 61–69. Available at: www.ijhn.ub.ac.id.avaible at: https://doi.org/10.21776/ub.ijhn.2022.009.01.6

Namiiro, F.B. et al. (2023) “Nutritional status of young children born with low birthweight in a low resource setting: an observational study,” BMC Pediatrics, 23(1), pp. 1–11. Available at: https://doi.org/10.1186/s12887-023-04356-9.

Puspitaningrum, E.M. (2018) “Hubungan status gizi ibu hamil dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR )di RSIA ANNISA kota Jambi tahun 2018,” Akademi Kebidanan, 7(2), pp. 77–95.avaible at: https://dx.doi.org/10.5281/scj.v7i2.67

Putri, N.A. et al. (2020) “Hubungan Status Gizi Ibu Hamil dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Di Ulu Belu,” Jurnal Gizi Aisyah, 3(1), pp. 1–8.avaible at: https://journal.aisyahuniversity.ac.id/index.php/JGA/article/view/hubunganstatusgiz

Ramakrishnan, U. (2004) “Nutrition and low birth weight: From research to practice,” American Journal of Clinical Nutrition, 79(1), pp. 17–21. Available at: https://doi.org/10.1093/ajcn/79.1.17.

Sepduwiana, H., & Sutrianingsih, R. N. S. (2017). Hubungan Jarak Kehamilan dan Kepatuhan Mengkonsusi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Rambah Samo 1. Jurnal Martenity and Neonatal, 2(4).avaible at: https://e-journal.upp.ac.id/index.php/akbd/article/view/1410

Sundani, I. P. (2020). Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Pada Petani Bawang Merah di Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah Tahun 2017. Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(6), 99-119.avaible at: https://dx.doi.org/10.36418/syntax-literate.v5i6.1326

Supariasa, I. D., dkk (2002). Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGC.

UNICEF & WHO. 2019. Low Birthweight Estimates Levels And Trends 2000-2015. UNICEF & WHO

Wijayanti, R., & Pangestu, R. N. (2020). Hubungan Usia, Paritas, Kadar Haemoglobin dan Indeks Masa Tubuh (Imt) Dengan BBLR Pada Ibu Bersalin Di RSUD Johar Baru Jakarta Pusat Tahun 2017. Jurnal JKFT, 5(1), 92-103.avaible at: http://dx.doi.org/10.31000/jkft.v5i1.2870

Wijayanti, T., Setyaningsih, A. and Wahyuningsih, W. (2021) “Maternal Nutrition Status and Its Relation with Low Birth Weight: A Meta Analysis Study,” Journal of Epidemiology and Public Health, 6(4), pp. 438–449. Available at: https://doi.org/10.26911/jepublichealth.2021.06.04.05.

Diterbitkan
2024-01-29
Bagian
Volume 4, Issue 1, 2024
Abstrak viewed = 254 times