Determinan Kekurangan Energi Kronik (KEK) Remaja Puteri di Lokus Stunting Sulawesi Selatan
Abstrak
Permasalahan kekurangan energi kronis (KEK) pada usia remaja berdampak pada peningkatan prevalensi stunting pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor determinan kekurangan energi kronik pada remaja putri. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah observasional cross sectional study di 40 desa lokus stunting Bone dan Enrekang yang melibatkan remaja putri dengan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian ini adalah aplikasi software wawancara pada Android dan pengukuran antropometri remaja putri. Variabel terikatnya adalah KEK Variabel independennya adalah umur, pengetahuan gizi, pendapatan keluarga, Kebiasaan Makan, Makanan Tabu dan status merokok keluarga. Data dianalisis dengan uji statistik chi-square untuk melihat hubungan antar variabel. Mayoritas responden berada pada status gizi KEK Bone (56,4%) dan Enrekang (51,9%). Kelompok umur merupakan faktor determinan KEK pada kabupaten Bone dan Enrekang (p<0,05). Pendapatan keluarga pada Kabupaten Bone menunjukan hubungan yang signifikan dengan status gizi remaja puteri (p<0,05). Status gizi remaja puteri penting untuk diperhatikan karena mereka sebagai calon ibu harus memiliki gizi baik untuk melahirkan generasi berkualitas.
Referensi
Agarwal, S., Srivastava, R., Jindal, M., & Rastogi, P. (2020). Study of Adolescent Stage and Its Impacts on Adolescents. European Journal of Molecular and Clinical Medicine, 7(6), 1369–1375. https://www.researchgate.net/publication/362646945
Ahn, Y., Lee, Y., Park, H., & Song, K. (2020). Gender and age group differences in nutrition intake and dietary quality of Korean adults eating alone: based on Korean National Health and Nutrition Examination Survey Data, 2013–2016. Nutrition Research and Practice, 14(54), 1–14.
Ardi, I., & Alvi, A. (2021). Literature Review: Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) pada Remaja Putri Literature Review: Factors That Related with Chronic Energy Deficiency in Adolescent Girls. Media Gizi Kesmas, 10(2), 320–328.
Chandra, F., & Aisah, A. (2023). Hubungan Sosial Ekonomi Terhadap Status Gizi Remaja Putri di SMA Negeri 11 Kota Jambi. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 12(1), 188. https://doi.org/10.36565/jab.v12i1.683
Christian, P., & Smith, E. R. (2018). Adolescent Undernutrition: Global Burden, Physiology, and Nutritional Risks. In Annals of Nutrition and Metabolism (Vol. 72, Issue 4, pp. 316–328). S. Karger AG. https://doi.org/10.1159/000488865
Dewi, R. K., & Martini, S. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Gizi Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik (Kek) Pada Usia Remaja. Community of Publishing In Nursing, 9(3), 273–279.
Fakhriyah, Noor Meitria, S., Setiawan, M. I., Putri, A. O., Lasari, H. H., Qadrinnisa, R., Ilham, M., Nur, S. Y. L. S., Zaliha, Lestari, D., & Abdurrahman, M. H. (2021). Buku Ajar Kekurangan Energi Kronik (KEK). CV Mine .
Hadush, G., Seid, O., & Wuneh, A. G. (2021). Assessment of nutritional status and associated factors among adolescent girls in Afar, Northeastern Ethiopia: a cross-sectional study. Journal of Health, Population and Nutrition, 40(2), 1–14. https://doi.org/10.1186/s41043-021-00227-0
Hafiza, D., Utami, A., & Niriyah, S. (2020). Hubungan Kebiasaan Makan Dengan Status Gizi Pada Remaja Smp YLPI Pekanbaru. Jurnal Medika Hutama, 2(1), 332–342.
Hardiati, R. H., & Thasliyah, D. (2022). Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Kekurangan Energi Kronis (KEK) sebagai Faktor Risiko Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR): Literature Review. Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 2(2), 6–11. https://unu-ntb.e-journal.id/medika
Hidayati, A., Noor Prastia, T., & Anggraini, S. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kurang Energi Kronik (KEK) pada Remaja Putri di SMPN 01 Pagedangan Tahun 2021. Jurnal Mahasiswa Kesehatan MasyarakatUniversitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia, 6(2), 104–107. https://doi.org/10.32832/pro
Intan, T. (2018). Fenomena Tabu Makanan Pada Perempuan Indonesia Dalam Perspektif Antropologi Feminis. PALASTREN, 11(2), 233–258.
Irwanti, W., Julia, M., & Prabandari, Y. S. (2013). Konsumsi Rokok dan Asupan Zat Gizi Balita Pada Rumah Tangga Miskin. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 9(3), 124–131.
Kadir, A. A. (2016). Kebiasaan Makan Dan Gangguan Pola Makan Serta Pengaruhnya Terhadap Status Gizi Remaja. Jurnal Publikasi Pendidikan, 6(1). http://ojs.unm.ac.id/index.php/
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023 dalam Angka. Badan Pembangunan Kebijakan Kesehatan
Lecerf, J. M. (2019). Nutritional requirements During Ageing. In OCL - Oilseeds and fats, Crops and Lipids (Vol. 26, Issue 22). EDP Sciences. https://doi.org/10.1051/ocl/2019015
Mufidah, R., Rahayuning, D. P., & Widajanti, L. (2016). Hubungan Tingkat Kecukupan Energi, Tingkat Aktivitas Fisik dan Karakteristik Keluarga Dengan Risiko Kekurangan Energi Kronis Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Dawe, Kudus. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(4), 2356–3346. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jkm
Nur Kasyifa, I., Zen Rahfiludin, M., & Suroto. (2018). Hubungan Status Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Kebugaran Jasmani Remaja. Medical Technology and Public Health Journal (MTPH Journal), 2(2), 133–142.
Rah, J. H., Melse-Boonstra, A., Agustina, R., van Zutphen, K. G., & Kraemer, K. (2021). The Triple Burden of Malnutrition Among Adolescents in Indonesia. In Food and Nutrition Bulletin (Vol. 42, Issue 1, pp. 4–8). SAGE Publications Inc. https://doi.org/10.1177/03795721211007114
Ramadhani, P. P., Dieny, F. F., Kurniawati, D. M., Sandi, H., Fitriani, D. Y., Rahadiayanti, A., & Tsani, F. A. (2021). Household food security and diet quality with chronic energy deficiency among preconception women. Jurnal Gizi Indoensia, 9(2), 111–122.
Rastiyanto Amrullah, E., Mutmainah, H., Yuniarti, S., Hidayah, I., & Rusyiana, A. (2022). Konsumsi Tembakau dan Implikasinya Terhadap Pengeluaran Pangan Rumah Tangga: Pendekatan Fraksional Logit. Jurnal Aplikasi Statistika Dan Komputasi Statistik , 14(2).
Santos, H. A. Dos, Rahman, S. N., Herlinda, M., Badaru, B., & Awaluddin, M. (2023). Physical Education, Sport And Health As Intervention Stunting Prevention In Taraweang Village. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 2(2), 593–603. https://doi.org/10.31851/hon.v6i2.11711
Shapu, R. C., Ismail, S., Ahmad, N., Lim, P. Y., & Njodi, I. A. (2020). Systematic review: Effect of health education intervention on improving knowledge, attitudes and practices of adolescents on malnutrition. In Nutrients (Vol. 12, Issue 8, pp. 1–19). MDPI AG. https://doi.org/10.3390/nu12082426
Telisa, I., & Eliza, E. (2020). Asupan zat gizi makro, asupan zat besi, kadar haemoglobin dan risiko kurang energi kronis pada remaja putri. Aceh Nutrition Journal, 5(1), 80–86. https://doi.org/10.30867/action.v5i1.241
Thamaria, N. (2017). PENILAIAN STATUS GIZI (T. P. Harjatmo, H. M. Par’i, & S. Wiyono, Eds.; 1st ed.). Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kemenskes RI.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted to publish their work online in third parties as it can lead to wider dissemination of the work.