Pengaruh Faktor Sosial terhadap Pengelolaan Ternak Sapi Potong di Desa Kampili, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa
The Effect of Social Factors on Beef Cattle Management in Kampili Village, Pallangga District, Gowa Regency
Abstrak
Usaha pemeliharaan ternak sapi potong merupakan salah satu usaha yang dapat dijadikan sebagai sumber mata pencaharian bagi masyarakat di pedesaan. Adapun manfaat ternak sapi untuk kehidupan manusia dapat digolongkan ke dalam segi ekonomis, pemenuhan gizi dan sosial budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap pengelolaan ternak sapi potong di Desa Kampili Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kampili Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa pada bulan September hingga Oktober 2020. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif, yaitu jenis penelitian yang menjelaskan pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap pengelolaan ternak sapi potong. Pengambilan sampel secara acak sederhana (simple random sampling) sebanyak 42 peternak. Hasil analisis regresi linear berganda, penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat berpengaruh terhadap pengelolaan ternak sapi potong di Desa Kampili Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Sedangkan status sosial tidak berpengaruh terhadap pengelolaan ternak sapi potong di Desa Kampili Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Berdasarkan hal ini, masyarakat pada umumnya menjalankan usaha ternak sapi potong karena faktor lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat bukan untuk mendapatkan penghargaan yang lebih tinggi dari orang yang tidak menjalankan usaha ini.
##submission.citations##
Amir, H. (2022). Populasi Sapi Di gowa Meningkat. https://makassar.sindonews.com/read/679247/713/populasi-sapi-di-gowa-meningkat-terbesar-di-kecamatan-tombolo-pao-1644224529
BPS. (2019). Kabupaten Gowa dalam Angka 2019.
Herlina, T. (2002). Orientasi nilai kerja pemuda pada keluarga perkebunan. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Karina, L. (2009). Studi hubungan prestasi siswa pada mata diklat kewirausahaan dan perbedaan latar belakang pekerjaan orang tua terhadap minat berwirausaha siswa [Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta].
Khajar, M. I. (2012). Pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar siswa kelas X [Program Keahlian Teknik Elektronika SMK N 1 Magelang].
Lumbantoruan, N. (2013). Hubungan profil peternak dengan pendapatan usaha ternak kerbau lumpur di kecamatan lintong nihuta kabupaten Humbang Hasundutan [Skripsi Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara].
Priyatno, D. (2010). 5 jam belajar olah data dengan SPSS 19. Yogyakarta: Andi.
Pratama, A. P. (2021). Perancangan sistem informasi e-library berbasis web pada perpustakaan Rakyat Nyala Aksara. Jurnal Comasie.
Purnomo, S. (2009). Analisis pengaruh faktor keluarga, pendidikan dan lingkungan terhadap minat berwirausaha mahasiswa STMIK Duta Bangsa Surakarta [Skripsi Program Studi Sistem Informasi STMIK Duta Bangsa Surakarta].
Raharjo, P. (2009). Sosiologi 2.Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
Santoso, S. (2000). Buku latihan SPSS statistik parametrik. Jakarta: PT Alex Media Kompetindo Gramedia.
Rahman, A. (2013). Pengaruh karakteristik individu, motivasi dan budaya kerja terhadap kinerja pegawai pada badan keluarga berencana dan pemberdayaan perempuan kabupaten Donggala. e-Jurnal Katalogis, 1(2) p: 77-86.
Tomatala, G. S. J. (2004). Pemanfaatan media komunikasi dan perilaku usaha peternak sapi potong. Kasus kecamatan Sukanagara kabupaten Cianjur [Tesis Institut Pertanian Bogor].
Umar, H. (2000). Studi kelayakan bisnis: Manajemen, metode dan kasus. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.