Analisis klaster populasi hewan ternak di Kabupaten Nganjuk menggunakan Algoritma K-Means Clustering
Abstrak
Usaha ternak semakin diminati di berbagai daerah, terutama oleh penduduk pedesaan yang memelihara berbagai jenis hewan ternak. Kabupaten Nganjuk, yang terletak di Provinsi Jawa Timur, memiliki potensi besar dalam bidang peternakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan populasi hewan ternak di Kabupaten Nganjuk menggunakan software SPSS serta menentukan kecamatan dengan populasi hewan ternak tertinggi. Metode yang digunakan adalah algoritma K-Means clustering, yang merupakan salah satu algoritma clustering paling sederhana dan efisien dalam mengelompokkan data dalam jumlah besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klaster 1 dengan kategori rendah terdiri dari 12 kecamatan, klaster 2 dengan kategori tinggi terdiri dari 1 kecamatan yaitu Rejoso, dan klaster 3 dengan kategori sedang terdiri dari 7 kecamatan.