Pengaruh durasi paparan cahaya matahari terhadap kecepatan pertumbuhan awal tanaman kacang hijau (Vigna radiata) varietas lokal Sumatera Barat
Abstrak
Cahaya matahari merupakan salah satu faktor krusial yang dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman termasuk pada tanaman kacang hijau (Vigna radiata) yang merupakan salah satu komoditas pertanian penting di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh durasi paparan cahaya matahari terhadap kecepatan pertumbuhan awal kacang hijau (V. radiata) varietas lokal Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif eksperimental dengan perlakuan yang diberikan meliputi empat durasi paparan cahaya matahari yaitu kontrol (tanpa cahaya), 4 jam (P1), 6 jam (P2), dan 12 jam (P3) per hari. Penelitian disusun dalam rancangan lengkap (RAL) dengan 4 kali ulangan. Parameter pengamatan pada penelitian ini meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar daun sebagai parameter utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi paparan cahaya matahari berpengaruh signifikan terhadap jumlah daun pada fase awal pertumbuhan kacang hijau, tetapi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman dan lebar daun. Durasi paparan cahaya matahari selama 12 jam per hari (P3) memberikan hasil terbaik, dengan rata-rata tinggi tanaman mencapai 10,65 cm, jumlah daun 5 helai, dan lebar daun 2,05 cm. Oleh karena itu, penyesuaian durasi paparan cahaya matahari menjadi penting terutama dalam meningkatkan jumlah daun yang berkontribusi pada proses fotosintesis awal tanaman. Hasil ini dapat menjadi dasar dalam menentukan durasi cahaya optimal untuk budidaya kacang hijau pada fase awal pertumbuhan.