Indeks Keluarga Sehat Wilayah Pengalaman Belajar Lapangan Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar
Abstrak
Kesehatan merupakan investasi pembangunan ekonomi suatu bangsa dan sangat penting dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Upaya pembangunan kesehatan Indonesia dilakukan oleh semua komponen bangsa dengan tujuan untuk memupuk kesadaran, keinginan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang, agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Dalam upaya pencapaian prioritas pembangunan dalam bidang kesehatan tahun 2015-2019, Program menuju Indonesia Sehat, pelaksanaannya dengan memberdayakan segala potensi dan aset yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, baik dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, maupun masyarakat. Upaya pembangunan kesehatan diawali dari unit paling kecil yaitu keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui capaian indeks keluarga sehat pada wilayah Pengalaman Belajar Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan analisis deskriptif. Populasi penelitian yaitu semua kepala keluarga (KK) yang menetap di Desa Limapoccoe Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros. Dengan sampel sebanyak 232 KK di Dusun Mappasaile dan 118 di dusun Kaluku. Hasil penelitian menunjukkan Capaian indeks keluarga sehat di dusun Mappasaile yaitu sebesar 0,219 (keluarga tidak sehat) dan Dusun Kaluku sebesar 0,169 (keluarga tidak sehat), sehingga IKS di Desa Limapoccoe sebesar 0,202 (keluarga tidak sehat). Diharapkan kepada pemerintah untuk membuat kebijakan dalam mendukung terlaksananya 12 indikator keluarga sehat seperti penerima bantuan tunai tidak boleh ada anggota keluarganya yang merokok, dan petugas lebih intensif turun ke lapangan mengedukasi masyarakat untuk menerapkan 12 indikator keluarga sehat.
Kata kunci : indeks keluarga sehat; kesehatan, wilayah pengalaman belajar
Informasi Hak Cipta
KEBIJAKAN HIGIENE : JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (AKSES TERBUKA)
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).