Pengaruh Lama Waktu Skarifikasi Terhadap Perkacambahan Biji Lamtoro Menggunakan Pupuk Organik Cair dari Limbah Isi Rumen Sapi
Abstrak
Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh lama waktu skarifikasi terhadap perkecambahan biji lamtoro sebagai pakan ternak dengan menggunakan pupuk organik cair dari limbah isi rumen sapi. Metode Penelitian ini, yaitu menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan, dengan cara pengukuran persentase kecambah dan tinggi kecambah selama 2 minggu penanaman, pengukuran dengan menggunakan mistar. Perlakuan dalam penelitian ini yaitu, biji lamtoro tanpa melalui perendaman (P0), perendaman biji lamtoro kedalam pupuk organik cair isi rumen sapi selama 10 menit (P1), 20 menit (P2) dan 30 menit (P3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpepengaruh nyata (P < 0,05) terhadapĀ tinggi kecambah tetapi tidak berpengaruh terhadap persentase kecambah.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Widodo, W. 2010. Nutrisi dan Pakan Unggas Konstektual. Universitas Muhammadiyah Malang. Malang.
Musnamar. 2003. Pupuk Organik Cair dan Padat. Penebar Swadaya. Jakarta.
Slamet, R., Arbianti., dan Daryanto. 2005. Pengolahan Limbah Organik (Fenol) Dan Logam Berat (Cr6+ Atau Pt4+) Secara Simultan Dengan Fotokatalis TiO2, ZnO-TiO2, DAN CdS-TiO2. Jurnal Makara Teknologi.
Sinuraya, M. A., Barus, A., dan Hasanah, Y. 2015. Respons Pertumbuhan Dan Produksi Kedelai (Glycine max (L.) Meriil) Terhadap Konsentrasi Dan Cara Pemberian Pupuk Organik Cair. Jurnal Agroekoteknologi . Vol.4 (1)
(1) Penulis memiliki hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
(2) Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (mis., Mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas karya tersebut. publikasi awal dalam jurnal ini.
(3) Penulis harus menandatangani perjanjian transfer hak cipta ketika mereka telah menyetujui bukti akhir yang dikirim oleh Jurnal ilmu dan industri peternakan sebelum publikasi.