Makna Simbol Tradisi Kalompoang Kalattuang di Desa Paranglompoa Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa
Abstrak
Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif untuk mengungkap makna simbolik, interaksi sosial, dan dampak ekologis dalam Tradisi Kalompoang Kalattuang di Desa Paranglompoa, Bontolempangan, Gowa. Pendekatan ini menggali analisis kata-kata tertulis atau lisan dari tokoh masyarakat dan pelaku yang terlibat dalam tradisi, dengan fokus mendalam pada pemahaman budaya, nilai, kepercayaan, dan bahasa masyarakat. Studi ini juga memanfaatkan pendekatan dakwah, sosiologi, dan kajian semiotika untuk mendalami dimensi agama, sosial, dan ekologi dalam interaksi masyarakat dan pelaksanaan Tradisi Kalompoang Kalattuang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Kalompoang Kalattuang di Dusun Borongbulo merupakan refleksi dari dinamika sosial, agama, dan ekologi dalam komunitas tersebut. Secara sosial, tradisi ini menguatkan ikatan masyarakat, menghargai warisan, dan mengungkapkan identitas budaya. Dalam aspek agama, walaupun ada elemen-elemen yang mungkin dianggap bertentangan dengan aqidah Islam, seperti penghormatan terhadap roh nenek moyang, inti dari praktik ini adalah ekspresi syukur dan kesatuan dalam agama. Ekologis, tradisi ini menunjukkan komitmen masyarakat dalam menjaga dan menghargai alam, dengan penekanan pada tanggung jawab lingkungan dan keberlanjutan. Penelitian ini menawarkan wawasan penting tentang bagaimana aspek-aspek sosial, agama, dan ekologi saling berinteraksi dan dinyatakan dalam praktik budaya yang unik.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
M. Imdadun Rahmat, Pribumi Mendialogkan Agama, (Jakarta: Erlangga, 2003), h. 187.
Edward T. Hall, The Silent Language, (New York:Dubleday, 1990),
Ahmad Sihabudin, Op.Cit.
Alo Liliweri, Makna Budaya dalam Komunikasi Antar Budaya, (Yogyakarta: Lkis, 2003)
Deddy Mulyana, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar, Bandung: Remadja Rosda Karya)
Kuntowijoyo, Budaya dan Masyarakat (Jakarta: Tiara Wicana, 1987), h.66
Alo liliweri, Gatra-gatra Komunikasi Antar Budaya ( Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2001)
Sobur, Semiotika Komunikasi, Bandung: P. Remaja Rosdakarya. 2006).
Budiman, simiotika visual, (Yogyakarta: Jalasutra, 2011)
Kementrian Agama Ri, Al-Quran dan Terjemahnya (Bandung:CV Mikraj Khazanah Im, 2011),