Analisis Karakteristik Pekerja Miskin: Studi Kasus Di Kabupaten Lebong Tahun 2020
Abstrak
Kemiskinan hingga saat ini masih menjadi permasalahan yang menimpa seluruh daerah di Indonesia. Pada tahun 2020 Provinsi Bengkulu menjadi provinsi termiskin di Pulau Sumatera dengan angka kemiskinan 15,03 persen. Angka kemiskinan kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu tergolong cukup tinggi yaitu masih dua digit. Salah satunya yaitu Kabupaten Lebong yang berdasarkan data BPS pada Maret 2020 memiliki angka kemiskinan 11,85 persen. Namun disisi lain, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kabupaten Lebong tergolong rendah yaitu 3,93 persen di tahun 2020. Masih tingginya angka kemiskinan yang dibarengi dengan rendahnya tingkat pengangguran mengindikasikan adanya fenomena pekerja miskin di Kabupaten Lebong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik yang mencirikan pekerja miskin di Kabupaten Lebong. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif menggunakan tabel dan metode analisis inferensia menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pekerja miskin di Kabupaten Lebong adalah pekerja dengan usia yang masih muda dan prima/menengah serta memiliki pendidikan yang rendah yaitu SMA kebawah.
Kata Kunci: karakteristik, pekerja miskin, regresi logistik biner, Kabupaten Lebong.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc4.footer##