MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR AL-QUR’AN DENGAN SISTEM MAPATO’ DI KELURAHAN BUAKANA
Abstrak
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu.Pelaksanaan kegiatan KKN biasanya berlangsung antara satu sampai dua bulan dan bertempat di daerah setingkat desa.Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Indonesia telah mewajibkan setiap perguruan tinggi untuk melaksanakan KKN sebagai kegiatan intrakurikuler yang memadukan tri dharma perguruan tinggi yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pendekatan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat yaitu Intervensi sosial yang dimana intervensi sosial merupakan upaya perubahan terencana terhadap individu, kelompok, maupun komunitas dengan asas kekeluargaan dan kemandirian. Tujuan utama dari intervensi sosial adalah memperbaiki fungsi sosial (individu, kelompok, masyarakat) yang merupakan sasaran perubahan, ketika fungsi sosial seseorang berfungsi dengan baik, diasumsikan bahwa kondisi kesejahteraan akan semakin mudah dicapai. Tahapan terpenting dalam intervensi yaitu pengumpulan data yang merupakan tahap dimana pekerja sosial mengumpulkan informasi yang dibutuhkan terkait masalah yang akan diselesaikan. Hal ini dapat membantu masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan diberbagai bidang, terutama pendidikan, kesehatan, agama, dan sosial. Mahasiswa KKN ini melakukan kegiatan di Masjid Al-Muslimun, Kelurahan Buakana, Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Penduduk Desa Bontolempangan pada umumnya menyambut baik kedatangan mahasiswa untuk membawa perubahan melalui pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, agama dan sosial.