Konsep Healing Environmet: Aplikasi Pencahayaan, Warna, Dan View Pada Pusat Rehabilitasi Narkoba Di Kabupaten Mamuju Tengah

  • Dian Maqfirah Putri Mahasiswa
    (ID)
  • MW Universitas Islam Negeri Alauddin makassar
    (ID)
  • AH Universitas Islam Negeri Alauddin makassar
    (ID)
Kata Kunci: Narkoba; Healing Environment; Rehabilitasi

Abstrak

Abstrak_ Dinamika Kabupaten Mamuju Tengah sebagai sebagai tempat perdangan narkoba melalui jalur laut, sehingga dimanfaatkan oleh pengedar narkoba untuk transaksi jual beli narkoba. Jumlah kasus narkoba di Kabupaten Mamuju Tengah mengalami peningkatan setiap tahun. Perlunya fasilitas rehabilitasi penyalahguna narkoba di Kabupaten Mamuju Tengah sebagai salah satu solusi healing pasca medis. Metode eksplorasi desain dengan analisis deskripsi kualitatif digunakan dalam menerapkani elemen konsep healing environment (pencahayaan, warna dan view) dengan objek studi pada desain pusat rehabilitasi  Mamuju. Hasil penelitian adalah aspek bukaan yang berpori, warna dengan kesan hangat serta bukaan lebar yang diterapkan pada desain pusat rehabilitasi narkoba. Diharapkan dapat membangun suasana fisik untuk membantu pasien mengatasi stres terhadap proses rehabilitasi narkoba dan dapat segera kembali hidup normal dan bersosialisasi kembali dengan masyarakat

Referensi

Adi Permana, T. (2016). Pusat Rehabilitasi Narkoba di Sleman, Yogyakarta. Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Amalia, N. R., Aldy, P., Arief, M., & Husaini, A. (2021). Pusat Kesehatan Mental Anak dan Remaja Korban Child and Adolescent Mental Health Center for Victims of. 5(1).

Amorena Ruth Eolia Saragih, Lalu Mulyadi, B. T. U. (2021). Rumah Rehabilitasi Pengguna Narkoba dengan pendekatan Arsitektur Healing Environment di Kabupaten Malang. 179–192.

BNN RI (Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia). (2003). Standar Pelayanan Minimal Terapi Medik Ketergantungan Narkotika, Psikotropika Dan Bahan Adiktif Lainnya (Narkoba) (Jakarta).

Guntur Irfan Kusuma. (2020). Perancangan Pusat Rehabilitasi dan Pendidikan Pengguna Narkoba dengan Pendekatan Healing Environment di Kota Surabaya. In Jurnal Ekonomi Volume 18, Nomor 1 Maret201 (Vol. 2, Issue 1). UIN Surabaya.

Hafidz, I. Y. N., & Nugrahaini, F. T. (2020). Konsep Healing Environment untuk Mendukung Proses Penyembuhan Pasien Rumah Sakit. Sinektika: Jurnal Arsitektur, 16(2), 94–100. https://doi.org/10.23917/sinektika.v16i2.10599

Kristen, U., & Surabaya, P. (n.d.). Peran Warna Pada Interior Rumah Sakit Berwawasan ‘ Healing Environment ’ Terhadap proses Penyembuhan Pasien. 141–156.

Leon, G. De. (2000). The Therapeutic Community: Theory, Model, and Method. New York: Springer Publishing Company, Inc.

Nugroho, A., & Farkhan, A. (2019). Penerapan Prinsip Healing Environment dalam Strategi Perancangan Pusat Rehabilitasi Narkoba Di Surakarta.

Pomerantz. (2007). Psikologi Klinis. Yogyakarta.

Soeparman. (2000). Rumah Rehabilitasi Narkoba di Kabupaten Malang.

Susanto. (2016). Penerapan Pendekatan Healing Environment pada Rumah Perawatan Paliatif bagi Penderita Kanker. JURNAL INTRA, 4(2), 352–360.

Diterbitkan
2022-12-28
Bagian
Artikel
Abstrak viewed = 323 times

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

1 2 > >>