Makassar Creative Center dengan Konsep Arsitektur Kontemporer
Abstrak
Abstrak_Arsitektur kontemporer menjadi subjek yang menarik karena dengan adanya perpaduan yang unik antar estetika modern dan fungsionalitas. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakteristik dan prinsip desain yang terkandung dalam arsitektur kontemporer, dengan berfokus pada bangunan creative center di kota makassar. Hasil analisis menunjukkan bahwa arsitektur kontemporer merujuk pada konsep mendemontrasikan suatu bentuk karya arsitektur yang terjadi di masa sekarang dengan menceritakan kebebasan dalam berekspresi dan mengutamakan kesan visual yang modern dengan Penggunaan material ramah lingkungan. Creative Center menjadi dasar elemen penting dalam pemberdayaan komunitas kreatif dan pengembangan budaya di berbagai kota. Artikel ini bertujuan untuk menyelidiki peran serta dampak Creative Center sebagai wadah berkolaborasi kreatif, inovasi dalam pertumbuhan ekonomi bisnis. Melalui berbagai analisis terhadap faktor-faktor kemajuan teknologi dalam mengeksperiskan bangunan perancangan Creatice Center berfokus pada pengembangan konsep kemajuan teknologi di era sekarang dengan mengaplikasikan kedalam fasad dan penggunaan material. Studi ini menggunakan beberapa tahap yaitu survei lapangan, studi literatur, serta studi banding terakit berbagai potensi dan faktor pendukung. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan landasan konseptual dalam mengembangkan solusi arsitektural di era sekarang dengan mengikuti kemajuan teknologi serta memberikan peluang kerja untuk masyarakat, menampung berbagai macam ide kreatif. Dengan demikian, konsep arsitektur kontemporer yang diterapkan dapat memberikan perencanaan bangunan sesuai dengan standar kebutuhan pelaku creative center.
Kata kunci : Arsitektur Kontemporer; Creative Center; Teknologi
Referensi
Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 72 Tahun 2015. (2015). peraturan.bpk.go.id (24 mei 2023).
Ananda. (2009). Pengertian Industri Kreatif: Jenis, Contoh & Kebijakan Pemerintah. Gramedia.com (di akses 24 mei 2023).
Avianto, S.IP., M.Si. (2020). Pusat Data dan Sistem Informasi kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif/ badan pariwisata dan ekonomi kreatif. http://www.kemenparekraf.go.id/ (di akses 24 mei, 2023).
Borrup dan Evans. (2010). jurnal pengembangan masyarakat islam. syekhnurjati.ac.id (di akses 2023).
Cut Zurnali. (2004). Pengaruh Pelatihan dan Motivasi Terhadap Perilaku Produktif Karyawan pada Divisi Long Distance PT Telkom Indonesia. Tesis, Program Pascasarjana Unpad, Bandung.
Departemen Arsitektur. (2017). Thailand Creative and Design Center / Department of Architecture. Archdaily.
Dinus. (2017). skema fashion. proses industri disektor konveksi.
Emest Burden. (1920). Arsitektur Kontemporer Pada Bangunan. Mufti Ali Nasution dan Effendi Nurzal (di akses 24 mei 2023).
Fidya anidya. (2015). produk hiasan dan limbah. prakarya dan kewirausahaan.
Gomes. (2003). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Andi.
Hana Abdel. (2021). bogor creative hub/ local architecture bureau. Archdaily (di akses 24 mei, 2023).
Noe, Hollenbeck, Gerhart, Wright. (2003). Human Resource Management, International Edition, The McGraw-hill Companies, Inc. BLOG AT WORDPRESS.COM.
Rayner Banham. (1978). A Personal view of Modern Architecture.
Sarah. (2014). analisis perbandingan website inkubator bisnis (studi kasus:20 perguruan tinggi dalam pembinaan kementrian koperasi dan UMKM). Repository.
Siti Mayang Sari. (1999). Peran Ruang Dalam Menunjang Perkembangan. media neliti.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##By submitting your manuscript to our journal, you are following Copyright and License