GURU PAHLAWAN TANPA TANDA JASA

  • Muhammad Rusmin B Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar
    (ID)

Abstrak

Teachers are professions that require special expertise. This profession cannot be practiced by every human being. People who are good at talking in certain fields, can not be called a teacher. To become a teacher requires special conditions. Being a professional teacher must truly master the ins and outs of education and teaching complemented by a variety of other sciences. This is what needs to be fostered and developed through a certain period of education or pre-service education.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Anwar, Muhammad. Menjadi Guru Profesional. Jakarta: Kencana, 2018.

Hawi, Akmal. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada, 2013.

Djamarah, Syaiful Bahri. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Asdi Mahasatya, 2010,

Getteng, Abd. Rahman. Menuju Guru Profesional dan Ber-Etika. Yogyakarta: Grha Guru, 2009.

Jatmiko, Aji. Ontologi Artikel Pendidikan. Radar Banyuwangi, 2014.

Muhaimin, Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Madrasah dan Perguruan Tinggi, h 44.

Mulyasa. Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2013.

Sanjaya, Wina. Kurikulum dan Pembelajaran, Teori Praktek Pengembangan KTSP. Bandung, Kencana, 2008.

Suhardono, Edy. Teori Peran, Konsep, Derivasi dan Implikasinya. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1994. Dikutip dalam Achamad Patoni. Peran Kiai Pesantren dalam Partai Politik. Cet. I; Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007.

Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sinar Grafika, 2011.

Uzer Usman, Moh. Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2002.

Zakiah Daradjat, dkk, Ilmu Pendidikan Islam. Cet. VI; Jakarta: Bumi Aksara, 2006.

Diterbitkan
2019-12-01
Abstrak viewed = 955 times