Preservation of the Mappere Tradition through Group and Islamic Communication
Abstract
This research aims to analyze the role of group communication in preserving the Mappere tradition in Lompu Village, Cina District, Bone Regency, South Sulawesi Indonesia. The research focuses on identifying the characteristics and forms of group communication that contribute to maintaining this cultural practice. A descriptive qualitative research design was employed, utilizing a scientific communication framework. Data collection methods included observation, documentation and interviews with data analysis conducted through processes of data reduction, data presentation, and conclusion. The findings indicate that the mappere tradition is a significant cultural event and an annual folk celebration for the community of Lompu Village. It demonstrates distinct characteristics of group communication, particularly in terms of norms and roles, which are integral to its implementation and preservation. These norms and roles are observed in the interaction between men and women, who collaborate and uphold the shared values that underpin the tradition. The norms are deeply ingrained in the social fabric of the village, reflecting the community's commitment to maintaining this heritage. The form of group communication within the community aligns closely with that of a primary group, emphasizing intimate, face-to-face interactions and a shared sense of responsibility in safeguarding the mappere tradition. Traditional leaders, such as the Sanro (a figure recognized for their cultural and spiritual authority), play a pivotal role in the communication process. These leaders coordinate with village authorities and other community figures to organize and sustain the tradition. The process typically involves deliberative meetings and direct interpersonal communication, ensuring the transmission of cultural knowledge and practices.
الملخص
تهدف هذه الدراسة إلى تحليل دور التواصل الجماعي المجتمعي في الحفاظ على تقاليد مابيري في قرية لومبو، منطقة سينا، مقاطعة بون، جنوب سولاويزي، إندونيسيا. تركز هذه الدراسة على التعرف على خصائص وأشكال التواصل الجماعي التي تساهم في الحفاظ على هذه الممارسات الثقافية. تعتمد هذه الدراسة على تصميم بحثي وصفي نوعي بإطار علمي في مجال الاتصال. وتشمل طرق جمع البيانات الملاحظة والتوثيق والمقابلات، في حين يتم تحليل البيانات من خلال عملية اختزال البيانات وعرضها واستخلاص النتائج. وتظهر نتائج الدراسة أن تقليد مابيري يعد حدثًا ثقافيًا مهمًا واحتفالًا شعبيًا سنويًا لشعب قرية لومبو. يعكس هذا التقليد الخصائص الفريدة للتواصل الجماعي، وخاصة فيما يتعلق بالمعايير والأدوار التي تشكل جزءًا لا يتجزأ من تنفيذه والحفاظ عليه. وتظهر هذه المعايير والأدوار جلية في التفاعلات بين الرجال والنساء الذين يعملون معًا ويحافظون على قيم الترابط التي تشكل أساس هذا التقليد. وتعتبر هذه المعايير راسخة بعمق في البنية الاجتماعية للقرية، مما يعكس التزام المجتمع بالحفاظ على تراثه الثقافي. إن شكل التواصل الجماعي في هذا المجتمع يتماشى إلى حد كبير مع خصائص المجموعات الأساسية، التي تؤكد على التفاعل المباشر وجهاً لوجه، فضلاً عن الشعور بالمسؤولية المشتركة في الحفاظ على تقاليد مابيري. ويلعب الزعماء التقليديون، مثل سانرو (الشخصيات المعترف بامتلاكها للسلطة الثقافية والروحية)، دوراً هاماً في عملية الاتصال. ويقوم هؤلاء القادة بالتنسيق مع سلطات القرية وقادة المجتمع الآخرين لتنظيم والحفاظ على استمرارية التقاليد. وتتضمن عملية التنفيذ عمومًا اجتماعات مداولات وتواصلًا مباشرًا بين الأشخاص لضمان نقل المعرفة والممارسات الثقافية من جيل إلى جيل
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi kelompok masyarakat dalam melestarikan tradisi Mappere di Desa Lompu, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan Indonesia. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik dan bentuk komunikasi kelompok yang berkontribusi dalam menjaga praktik budaya tersebut. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif dengan kerangka ilmiah dalam bidang komunikasi. Metode pengumpulan data mencakup observasi, dokumentasi, dan wawancara, sementara analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Mappere merupakan peristiwa budaya yang penting serta perayaan rakyat tahunan bagi masyarakat Desa Lompu. Tradisi ini mencerminkan karakteristik unik komunikasi kelompok, terutama dalam hal norma dan peran yang menjadi bagian integral dari pelaksanaan dan pelestariannya. Norma dan peran ini tampak dalam interaksi antara laki-laki dan perempuan yang bekerja sama serta menjunjung nilai-nilai kebersamaan yang menjadi dasar tradisi tersebut. Norma-norma ini tertanam kuat dalam struktur sosial desa, mencerminkan komitmen masyarakat dalam mempertahankan warisan budaya mereka. Bentuk komunikasi kelompok dalam komunitas ini sangat selaras dengan karakteristik kelompok primer, yang menekankan interaksi langsung, tatap muka, serta rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga tradisi Mappere. Pemimpin adat, seperti Sanro (tokoh yang diakui memiliki otoritas budaya dan spiritual), memainkan peran penting dalam proses komunikasi. Para pemimpin ini berkoordinasi dengan pihak berwenang desa serta tokoh masyarakat lainnya untuk mengatur dan menjaga keberlangsungan tradisi. Proses pelaksanaannya umumnya melibatkan pertemuan musyawarah serta komunikasi interpersonal langsung guna memastikan transfer pengetahuan dan praktik budaya dari generasi ke generasi.
Downloads
References
AG, Muhaimin. Islam Dalam Bingkai Budaya Lokal: Potret Dari Cerebon, Terj Suganda. Ciputat: Logos Wacana Ilmu, 2001.
BPS. “Mengulik Data Suku Di Indonesia,” 2015. https://www.bps.go.id/id/news/2015/11/18/127/mengulik-data-suku-di-indonesia.html?utm_source=chatgpt.com.
Bungin, Burhan. Burhan Bungin, Sosiologi Komunikasi: Teori, Paradigma, Dan Diskursus Teknologi Komunikasi Di Masyarakat. 6th ed. Jakarta: Kencana Prenada Group, 2013.
———. Sosiologi Komunikasi. Jakarta: Kencana, 2009.
Effendy, Onong Uchjana. Dinamika Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 1986.
Esten, Mursal. Kajian Transformasi Budaya. Bandung: Angkasa, 1999.
Fajar, Marhaeni. Ilmu Komunikasi: Teori Dan Praktik. I. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2009.
Fatwikiningsih, Nur. Teori Psikologi Kepribadian Manusia. I. Yogyakarta: Andi, 2020.
Fransisca, Vika, Widia Ningsih, Universitas Islam, and Bunga Bangsa. “The Advancement of Technology and Its Impact” 4, no. 3 (2023): 860–64.
Goldberg, Alvin A dan Larson, Carl E. Goldberg, Alvin A. Dan CarL E. Larson, Komunikasi Kelompok (Jakarta: UI Perss, 1985), h.9. Jakarta: UI Press, 1985.
Hafid, Erwin, Baso Pallawagau, Ummi Farhah, Muhammad Rusli, Aisyah Kara, Hamzah Hasan, Muhammad Arsyam, et al. “Vol. 22 No. 2 (2022)” 22, no. 2 (n.d.).
Hall, Calvin Springer. Psikologi Freud Sebuah Bacaan Awal. I. Yogyakarta: IRCSoD, 2019.
Hanafie, Sri Rahaju Djatimurti Rita. Ilmu Sosial Budaya Dasar. Yogyakarta: Andi Offset, 2016.
Ihromi, T. O. Pokok-Pokok Antropologi Budaya. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2006.
Kementerian Agama RI. Kementerian Agama RI, 2017, 2017.
Kementerian PUPR Direktorat Bina Program Direktorat Jenderal Cipta Karya Dinas Tata Ruang & Pemukiman Prov. Sulawesi Selatan. Rencana Terpadu Dan Program Investasi Jangka Menengah (RPI2JM) Bidang Keciptakaryaan Kab. Bone,. Kementerian PUPR, 2015.
Leliweri, Alo. Pengantar Studi Kebudayaan. Bandung: Nusa Media, 2014.
Miles, Matthew, Michael Huberman, and Johnny Saldaña. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Zeitschrift Fur Personalforschung. Vol. 28, 2013.
Muhammad, Arni. Komunikasi Organisasi. Jakarta: Bumi Aksara, 2011.
Muhtamar, Shaff. Masa Depan Warisan Leluhur Kebudayaan Sulawesi Selatan. Makassar: CV. Adi Perkasa, 2004.
Mukarom, Zaenal. Teori-Teori Komunikasi. I. Bandung: Jurusan Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati, 2020.
Nikolenko, Oksana, and Lyudmila Zheldochenko. “The Role of Individual and Personal Characteristics in Professionalization in the Modern Information Society.” E3S Web of Conferences 381 (2023): 1–9. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202338101047.
Nurdiani, Nina. “Teknik Sampling Snowball Dalam Penelitian Lapangan.” ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications 5, no. 2 (2014): 1110. https://doi.org/10.21512/comtech.v5i2.2427.
Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan (PDSPK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Analisis Kearifan Lokal Ditinjau Dari Keragaman Budaya. Jakarta, 2016.
Qudratullah. “Strategi Dakwah Sebagai Solusi Terhadap Problematika Masyarakat Hedonisme.” At Tabsyir Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam 7, no. 2 (2020): 210–22.
Rafi, Muhammad, Arifuddin Ahmad, Darsul S Puyu, Firdaus Muhammad, B Jalaluddin, Muh Rezky Z, Rukman Abdul, et al. “بﺎﻄ ﻟ يﺪﻘﻨﻟا ﻞﻴﻠﺤﺘﻟا ءﻮﺿ ي وا” 22, no. 1 (2022).
Rahmat, Jalaluddin. Metode Penelitian Kualitatif. I. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2000.
———. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2913.
RAMADHIKA, REFKA DESLIANTI. “KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM MELESTARIKAN SENI TARI (STUDI ETNOGRAFI TERHADAP SANGGAR TARI SRI BUDAYA DALAM MELESTARIKAN TARI TRADISIONAL BETAWI).” Universitas Tarumanegara, 2016.
Ridhwan, Ridhwan. “Kepercayaan Masyarakat Bugis Pra Islam.” Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum Dan Pendidikan 17, no. 1 (2019): 481. https://doi.org/10.30863/ekspose.v17i1.107.
Sahajuddin. Mengenal Bone Hingga Ekspedisi Militer Belanda. Makassar: De La Macca, 2013.
Saptono dan Sulasmono, Bambang Suteng. Sosiologi. Jakarta: PT. Phibeta Aneka Gama, 2007.
Sendjaja, Sasa Djuarsa. Teori Komunikasi. Jakarta: UT, 1993.
Shihab, M. Quraish. Tafsīr Al-Mishbah (Pesan, Kesan Dan Keserasian Al-Qur’ān). Jakarta: Lentera Hati, 2011.
Soekanto, Soerjono. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Wali Pers, 2013.
Sriwahyuni, Eka. “MAPPERE: IDENTIFIKASI KONSEP FISIKA.” Junal Pendidikan Indonesia 3, no. 1 (2023): 113–18.
Suratman dkk. Ilmu Sosial Dan Budaya Dasar. Malang: Intimedia, 2013.
Swastini, Presti. “Strategi Komunikasi Masyarakat Sade Dalam Melestarikan Budaya Rumah Adat Di Era Globalisasi Dan MOdernisasi,” 2021, 63–64.
Syam, Nur. Islam Pesisir. Edited by Abdur Rozaki. I. Yogyakarta: Lkis Pelangi Aksara, 2005. https://books.google.co.id/books?id=I091DwAAQBAJ&printsec=copyright&hl=id#v=onepage&q&f=false.
Ullah, A. K.M.Ahsan, and Hannah Ming Yit Ho. “Globalisation and Cultures in Southeast Asia: Demise, Fragmentation, Transformation.” Global Society 35, no. 2 (2021): 191–206. https://doi.org/10.1080/13600826.2020.1747992.
Uzdah, N. “Peran Komunikasi Kelompok Dalam Melestarikan TRADISI SIRAMAN Di Desa Sambikerep Kecamatan Sambikerep Kota Surabaya,” 2022.
Wirawan, Sarwono Sarlito. Psikologi Sosial: Psikologi Kelompok Dan Psikologi Terapan. Jakarta: Rajawali Pers, 2002.
Copyright (c) 2025 Qudratullah, Ayu Rahayu, Muhammad Hafiz Hasan, Awaluddin, Andi Geerhand

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
COPYRIGHT AND LICENSE STATEMENT
COPYRIGHT
Jurnal Adabiyah is published under the terms of the Creative Commons Attribution license. Authors hold the copyright and retain publishing rights without restriction to their work. Users may read, download, copy, distribute, and print the work in any medium, provided the original work is properly cited.
LICENSE TO PUBLISH
1. License
The use of the article will be governed by the Creative Commons Attribution license as currently displayed on http://creativecommons.org/licenses/by/4.0.
2. Author’s Warranties
The author warrants that the article is original, written by stated author/s, has not been published before, contains no unlawful statements, does not infringe the rights of others, is subject to copyright that is vested exclusively in the author and free of any third party rights, and that any necessary written permissions to quote from other sources have been obtained by the author(s).
3. User Rights
Under the Creative Commons Attribution license, the users are free to download, reuse, reprint, modify, distribute and/or copy the content for any purpose, even commercially, as long as the original authors and source are cited. No permission is required from the authors or the publishers.
4. Co-Authorship
If the article was prepared jointly with other authors, the corresponding author warrants that he/she has been authorized by all co-authors, and agrees to inform his/her co-authors of the terms of this statement.
5. Miscellaneous
Jurnal Adabiyah may conform the article to a style of punctuation, spelling, capitalization, and usage that it deems appropriate. The author acknowledges that the article may be published so that it will be publicly accessible and such access will be free of charge for the readers.