PERBANDINGAN FENOLIK TOTAL PADA EKSTRAK BIJI BUAH WALI (BRUCEA JAVANICA L. MERR) DENGAN METODE EKSTRAKSI MASERASI DAN SONIKASI
Abstrak
Biji Buah Wali (Brucea javanica L. Merr) merupakan salah satu pengobatan tradisional di Indonesia yang memiliki aktivitas sebagai antidiabetes, antioksidan, dan antiinflamasi. Senyawa fenolik berperan dalam aktivitas sebagai obat. Jumlah senyawa fenolik dapat dipengaruhi oleh metode ekstraksi yang digunakan. Tujuan penelitian ini membandingkan fenolik total pada esktrak biji buah wali dengan metode esktraksi maserasi dan sonikasi. Keunggulan ekstraksi maserasi yaitu paling sederhana dan ekonomis, sedangkan sonikasi mermiliki waktu ekstraksi yang singkat. Metode penelitian yang dilakukan yaitu proses ekstraksi dengan maserasi dan sonikasi. Skrining senyawa fenolik dengan reagen FeCl3 dan penentuan fenolik total dengan metode Folin Ciocalteau. Hasil yang didapatkan yaitu nilai fenolik total dengan metode maserasi sebesar 61,1927±0,1560 mg GAE/g ekstrak, sedangkan nilai fenolik total dengan metode sonikasi sebesar 67,9854±0,0968 mg GAE/g ekstrak. Nilai ini berbeda secara signifikan (p<0,05) secara statistik. Dengan demikian, didapatkan bahwa fenolik total dengan metode sonikasi lebih besar dibanding metode maserasi.
Kata kunci: biji wali, maserasi, sonikasi, fenolik
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Once an article was published in the journal, the author(s) are:
- granted to the journal right licensed under Creative Commons License Attribution that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship.
- permitted to publish their work online in third parties as it can lead to wider dissemination of the work.
- continue to be the copyright owner and allow the journal to publish the article with the CC BY-SA license
- receiving a DOI (Digital Object Identifier) of the work.