PENDIDIKAN LIBERALISME DALAM TINJAUAN FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM
Abstrak
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan menggambarkan bagaimana pendidikan liberalisme dalam tinjauan filsafat pendidikan Islam. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kepustakaan dengan sumber utama dari buku. Tulisan iniidisusunnberdasarkan penelitian studi pustakaa(libraryrresearch). Kajian pustaka merupakannsebuah metode dengan memanfaatkan sumber-sumber pustaka sebagai sumber utama dalam kegiatan penelitian ini. Metode pengumpulan data dalam penelitian pustaka ini ialah dengan menggunakan dokumen yang diperoleh dari buku, jurnal, artikel, makalah, dan hasilppenelitian-penelitian terdahulu yang dianggap relevan dengan menfokuskan pada kajian pustaka. Setelah data terkumpul maka dilakukan analisis content dengan guna mendapatkan rumusan kesimpulan yang tepat dan juga akurat. Adapun fokus dalam penelitian ini yakni liberalism dan filsafat Pendidikan Islam. Hasillpenelitian ini menunjukkanbbahwa penggambaran nilai-nilai Islami yang hendak dicapai dalam proses pendidikan yang berdasarkan ajaran Islam secara bertahap. Islam memberikan informasi yang sangat jelas terkait keberadaan fitrah manusia. Pandangan liberalism yang memiliki esensi yaitu kebebasan, manusia memiliki peranan yang sangat signifikan dalam mengembangkan pikirannya berdasarkan apa yang menjadi kehendaknya.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Santosa, E.T.I. (2015). Epistemologi partisan pendidikan liberal. Adabiyah : Jurnal Pendidikan Islam, 1(1). https://doi.org/https://doi.org/10.21070/ja.v1i1, 160
Hasbulloh. (2009). Dasar-dasar ilmu pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Khoeroni, F. (2017). Ideologi liberalisme sebagai dasar konsep pendidikan integratif. IJTIMAIYA: Journal of Social Science Teaching, 1(1). https://doi.org/https://doi.org/10.21043/ji.v1i1.3102
Khon, A. M. (2012). Hadis dan tarabwi. Kencana Prenada Media Group.
Lhokseumawe, S. (2020). Liberalisme pendidikan (Analisis pemikiran Carl R. Rogers dan implementasinya dalam pendidikan agama Islam). Bidayah : Studi Ilmu-Ilmu Keislaman, 10(2). https://doi.org/https://doi.org/10.47498/bidayah.v11i1.323
Nur, M. T. (2012). Liberalisasi pendidikan: Sebuah wacana kontroversial. Jurnal Visi Ilmu Pendidikan, 1(1), 1–15. https://doi.org/https://doi.org/10.26418/jvip.v1i1.41
O’Neil, W. F. (2001). Ideologi-ideologi pendidikan/William F. O’Neil. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Poole, R. (1993). Moralitas dan modernitas: Di bawah bayang-bayang nihilisme/ross poole. Kanisius.
Rahmat, R. (2016). Liberalisme dalam pendidikan islam (implikasinya terhadap sistem pembelajaran agama islam di sekolah). Nidhomul Haq, 1(2), 70–88.
Salim, M. H., & Kurniawan, S. (2012). Studi ilmu pendidikan Islam. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Subagja, S. (2010). Gagasan liberalisme pendidikan Islam. Malang: Madani.
Suyudi, M. (2019). Upaya transformasi pendidikan islam berdasarkan paradigma dan filosofinya. Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 11(1), 1–11.
Tolchah, M. (2016). Pendidikan dan faham liberalisme. At-Ta’dib Journal Of Pesantren Education, 3(1). https://doi.org/oi: http://dx.doi.org/10.21111/at-tadib.v3i2.563
Wisarja, I. K., & Sudarsana, I. K. (2017). Refleksi kritis ideologi pendidikan konservatisme dan libralisme menuju paradigma baru pendidikan. Journal of Education Research and Evaluation, 1(4), 283–291. https://doi.org/https://doi.org/10.23887/jere.v1i4.11925
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).