ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MATERI BILANGAN PADA ANAK JALANAN DI KELAS BINAAN ADIYAKSA KOTA MAKASSAR
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematika dan untuk mengetahui faktor penghambat anak jalanan dalam menyelesaikan tes kemampuan pemahaman konsep matematika pada materi operasi bilangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan memilih beberapa informan yang merupakan anak-anak jalanan dari kelas Binaan Adiyaksa. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes kemampuan pemahaman konsep kepada informan, dan wawancara. Data dianalisis dengan cara direduksi, lalu disajikan kemudian penarikan kesimpulan. Hasil penelitian berdasarkan hasil tes dari 5 responden anak jalanan diperoleh bahwa responden kode 01 dan 05 memperoleh nilai 100. Hasil ini menunjukkan bahwa kedua anak jalanan tersebut telah memahami materi operasi bilangan dengan baik. Akan tetapi, ketiga responden yang lain yaitu responden kode 02 dan 03 masing-masing dengan skor tes 60 dan responden kode 04 memperoleh hasil tes 80. Berdasarkan hasil wawancara dengan ketiga responden tersebut, diperoleh bahwa mereka kesulitan dalam melakukan operasi bilangan pada angka-angka yang besar. Adapun faktor penghambat kemampuan pemahaman konsep materi operasi bilangan pada anak jalanan di kelas Binaan Adiyaksa Kota Makassar yaitu 1) Tidak tersedianya media pembelajaran berupa alat bantu hitung, 2) Kesibukan anak jalanan yaitu membantu orang tua mereka dalam mencari nafkah, dan 3) Kurangnya jadwal mata pelajaran matematika.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Apriyani, Y. (2016). Analisis kemampuan pemahaman matematis anak jalanan pada aritmatika dasar. Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Gunadi, A. A. (2017). Pengaruh lingkungan sosial terhadap imajinasi anak. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 7(2), 95-101. https://doi.org/10.24176/RE.V7I2.1215
Hapnita, W., Abdullah, R., Gusmareta, Y., & Rizal, F. (2018). Faktor internal dan eksternal yang dominan mempengaruhi hasil belajar menggambar dengan perangkat lunak anak jalanan kelas XI teknik gambar bangunan SMK N 1 Padang tahun 2016/2017. CIVED Jurusan Teknik SIipil, 5(1), 2175–2182.
Hidayat, M. A., Putra, M., & Jumriani. (2021). Pendidikan karakter anak jalanan di sekolah kelas khusus pasar lima Banjarmasin. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 7(2), 32–36.
Hidayati, A. H., Setiani, A., & Balkist, P. S. (2021). Analisis kesulitan memahami konsep matematis ditinjau dari kemampuan metakognisi anak jalanan melalui kemandirian belajar. Jurnal Utile, VII(2), 50–60.
Kertati, I. (2018). Deformasi kebijakan penanganan anak jalanan kota Semarang. Jurnal Riptek, 12(1), 129–142.
Kurnia, L. (2020). Dampak interaksi sosial anak usia dini akibat latar belakang orangtua tuna wicara. JURNAL AKSIOMA AL-ASAS: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 39–54. https://doi.org /10.55171/jaa.v1i1.615
Lutfiyah, N. (2017). Hubungan antara dukungan sosial dengan subjective well-being pada anak jalanan di wilayah Depok. Jurnal Psikologi, 10(2), 152–159.
Mugianti, S., Winarni, S., & Pangestuti, W. D. (2018). Faktor penyebab remaja menjadi anak jalanan. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 7(1), 25–31. https://doi.org /10.31290/jpk.v7i1.292
Rachmawati, T. K. (2018). Pengaruh metode ekspositori pada pembelajaran matematika dasar mahasiswa manajemen pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Edutama, 5(1), 51–56. https://doi.org/10.30734/jpe.v5i1.130
Rachmawati, V., & Faedlulloh, D. (2021). Dinamika pelaksanaan kebijakan program pelayanan penyandang masalah kesejahteraan sosial anak jalanan. JPI: Journal of Political Issues, 2(2), 67–78. https://doi.org/10.33019/jpi.v2i2.38
Ruseffendi, E. T. (1988). Pengantar kepada membantu guru mengembangkan kompetensinya dalam pengajaran matematika untuk meningkatkan CBSA: Perkembangan Kompetensi Guru. Bandung: Tarsito.
Sipayung, T. N., & Simanjuntak, S. D. (2017). Efektivitas pembelajaran kooperatif dengan menggunakan modul. Aksioma: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(3), 393–398. https://doi.org/10.24127/ajpm.v6i3.1129
Sugiyono. (2016). Metode penelitian pendidikan: pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryadi, Fuad, A., & Badar, S. (2020). Fenomena anak jalanan di kota Cirebon. Equalita, 2(1), 19–30. https://doi.org/10.24235/equalita.v2i1.7052
Suryaningsih, C., & Hendarsyah, S. (2019). Pengalaman anak jalanan usia remaja dalam perilaku inhalasi lysergic acid diethylamide. Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Keperawatan Anak, 40–50.
Suryaningsih, C., & Nur, M. F. (2020). Pengalaman hidup anak jalanan usia remaja. Jurnal Keperawatan Silampari, 4(1), 31–39. https://doi.org/10.31539/jks.v4i1.1329
Tan, W. (2020). Pemenuhan hak pendidikan anak jalanan di kota batam: tantangan dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs). Supremasi Hukum: Jurnal Penelitian Hukum, 29(1), 45–59. https://doi.org/10.33369/jsh.29.1.46-59
Utami, A. (2007). Pembelajaran matematika pada anak jalanan. UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.
Zaman, B. (2018). Pendidikan akhlak pada anak jalanan di Surakarta. Jurnal Inspirasi : Jurnal Kajian Dan Penelitian Pendidikan Islam, 2(2), 129–146.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).