Penambahan Temulawak (Curcuma zanthorrhiza Roxb) dan Susu Bubuk Afkir pada Level yang Berbeda Terhadap Profil Organ Dalam Ayam Broiler

  • Suci Ananda Universitas Islam Negeri Alauddin
    (ID)
  • Muhammad Nur Hidayat Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
    (ID)
  • Anas Qurniawan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
    (ID)
  • Khaifah Asgaf Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
    (ID)
  • Handayani Indah Susanti Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
    (ID)
Kata Kunci: Ayam Broiler, Temulawak, Susu Bubuk Afkir, Organ Dalam

Abstrak

Penambahan temulawak dan susu bubuk afkir dalam pakan mampu meningkatkan kerja organ dalam pencernaan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan temulawak dan susu bubuk afkir dalam ransum pada level yang berbeda terhadap profil organ dalam ayam broiler. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan 3 perlakuan (faktor A) dan 4 perlakuan (faktor B) dengan menggunakan 2 ulangan setiap ulangan atau unit percobaan berisi 2 ekor ayam. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah persentase berat hati, persentase berat segmen usus halus (duodenum, jejenum dan ileum) dan persentase panjang segmen usus halus (duodenum, jejenum dan ileum). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya interaksi antara penambahan temulawak dan susu bubuk afkir terhadap persentase berat jejenum dan ileum, serta persentase panjang jejenum dan ileum. Faktor tunggal penambahan temulawak memberikan pengaruh nyata terhadap persentase berat hati, persentase berat jejenum dan ileum, serta persentase panjang jejenum. faktor tunggal pemberian susu bubuk afkir memberikan pengaruh nyata terhadap persentase berat duodenum dan persentase berat jejenum

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

##submission.authorBiography##

##submission.authorWithAffiliation##
Department of Animal Science

Referensi

Alipin, K., Safitri. R dan Kartasudjana. R. 2016. Suplementasi Probiotik dan Temulawak pada Ayam Pedaging terhadap Populasi Salmonella sp dan kolesterol darah. Jurnal Veteriner, 17(4): 582–586.
Asmawati, Sonjaya, H., Natsir. A., Pakidding, W dan Herlina. 2014. The Effect of in Ovo Feeding on Hatching Weight and Small Intestinal Tissue Development of Native Chicken, Lppm.Unmas.Ac.Id, (2):426–432.
Candra, A. A., Putri, D. D. dan Zairiful. 2014. Perbaikan Penampilan Produksi Ayam Pedaging dengan Penambahan Ekstraksi Temulawak Pelarut Ethanol. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 14(1), pp. 64–69.
Dianto, S. dan Kunharjati, A. W. 2017. Pengaruh Susu Skim Terhadap Penampilan Ayam Petelur Jantan. Jurnal Aves, 11(12): 7–13.
Hermansyah, B., Lokapirnasari, W. P.dan Fikri, F. 2019. Pengaruh Subtitusi Tepung Biji Bunga Matahari (Helianthus Annuus L.) dalam Pakan Komersial dengan Konsentrasi Tertentu Terhadap Performa Ayam Pedaging. Jurnal Medik Veteriner, 2(1): 7–12.
Incharoen, T., Yamauchi, K., Erikawa, T. and Gotoh, H. 2010. Histology of Intestinal Villi and Epithelial Cells in Chickens Fed Low-Crude Protein or Low-Crude Fat Diets. Italian Journal of Animal Science, 9(4): e82.
Incharoen, T. 2013. Histological Adaptations of the Gastrointestinal Tract of Broilers Fed Diets Containing Insoluble Fiber from Rice Hull Meal. American Journal of Animal and Veterinary Sciences, 8(2): 79–88.
Jumiati, S., Nuraini dan Aka, R. 2017. Bobot Potong, Karkas, Giblet dan lemak Abdominal Ayam Broiler yang Temulawak (Curcumaxanthorrhiza,Roxb)dalam Pakan. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis, 4(3): 11–19.
Ketaren, P. P. 2010. Kebutuhan Gizi Ternak Unggas di Indonesia’, Wartazoa, 20(4): 172–180.
Krisna, I. G. A., Ardana, I. B. K dan Suastika, P. 2020. Pemberian Tepung Temulawak yang Dicampur dalam Pakan terhadap Perubahan Tinggi Vili Jejenum Ayam Pedaging’, Buletin Veteriner Udayana, 2(21): 123–127.
Marzuki, A. dan Rozi, B. 2018. Pemberian Pakan Bentuk Cramble dan Mash TerhadapProduksi Ayam Petelor’, Jurnal Ilmiah Inovasi, 18(1): 29–34.
Resnawati, H. 2010. Bobot Organ-Organ Tubuh Pada Ayam Pedaging yang Diberi Pakan Mengandung Minyak Biji Saga (Adenanthera pavonina L.). Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner, Bogor.
Sariati., Nuriani. Amrullah, M. 2017. Pengaruh Pemberian Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) dalam Pakan Terhadap Penampilan Produksi Ayam Broiler. J. Peternakan Halu Oleo, 2 (1).
Satimah S,. Yunianto, V. D. dan Wahyono, F. 2019. Bobot Relatif dan Panjang Usus Halus Ayam Broiler yang Diberi Ransum Menggunakan Cangkang Telur Mikropartikel dengan Suplementasi Probiotik Lactobacillus sp. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 14(4): 396–403.
Tamaluddin, F. 2014. Panduan Lengkap Ayam Broiler. Penebar Swadaya. Jakarta.
Theodore, V. J., Wangko, S dan Kalangi,. S. J. R. 2017. Gambaran Histologik Usus Halus pada Hewan Coba Selama 24 jam Postmortem. Jurnal e-Biomedik, 5(1).
Widodo, W. 2002. Nutrisi dan Pakan Unggas Kontekstual. Proyek Peningkatan Penelitian Pendidikan Tinggi Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.
Warsito, S. H., Kaloka. N. G., Setyono, H dan Mustofa, I .2012. The Using of Milk Powder Waste as Supplement in Commercial Feed toward Carcass and Abdominal Fat Percentage of Male Broile. Agroveteriner, 1(1).
Warsito, S. H., Alim, M. N.dan Wurlina. 2012. Effect of Waste Milk on the Performance of Male Broiler. Jurnal Agroveteriner, 1(1): 17.
Yang, H. M., Wang, W., Wang, Z.Y., Wang, J., Cao, Y.J., Chen, Y.H. 2013. Comparative Study of Intestine Length, Weight and Digestibility on Different Body Weight Chickens. African Journal of Biotechnology, 12(32): 5097–5100.
Yuwanta, T. 2004. Dasar Ternak Unggas. Kanisius. Yogyakarta.
Diterbitkan
2022-06-08
Bagian
Article
Abstrak viewed = 426 times