Pemberian Pupuk Organik Cair (Urin Sapi) terhadap Tinggi Pennisetum purpureum cv. Mott.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair dari urin sapi terhadap tinggi tanaman rumput gajah mini. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap4 perlakuan dan 3 ulangan. Parameter dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman. Penelitian menggunakan rumput gajah mini sebanyak 28 rumpun, yang diberi pemupukan 7 hari setelah penyeragaman dengan dosis yang telah ditentukan antara 100-250 mL. Berdasarkan analisis sidik ragam (ANOVA) dari RAL menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair (POC) terhadap pertumbuhan rumput gajah mini berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap tinggi tanaman rumput gajah mini. Pertumbuhan pada perlakuan P3 cenderung lebih baik dan berbeda dengan perlakuan P0, P1 dan P2. Hal ini menunjukkan bahwasemakin tinggi dosis pemupukan maka pertumbuhan tinggi tanaman rumput gajah mini semakin meningkat.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Abdulgani, I.K. 2011. Seluk Beluk Mengenai Kotoran Sapi Serta Manfaat Praktisnya. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Badan Litbang Pertanian. 2014. ‘Faktor Utama yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Pakan Ternak (TPT)’’. http://balitnak.litbang.pertanian.go.id/ index.php?option=com_content&view=article&id=175:hpt&catid=67:utm.
Fahri, J. 2016. Pemanfaatan Pupuk CairTerhadap Pertumbuhan, Produksi dan Klorofil Rumput Gajah Mini pada Lahan Kering Kritis. Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar.
Gazperzs, V. 1991, Metode Rancangan Percobaan, Graha Mendia, Jakarta
Hadisuwito, S. 2007. Membuat Pupuk Kompos Cair. Agromedia Pustaka, Jakarta
Indriani. 2003. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya, Jakarta.
Nasaruddin. 2010. Dasar–Dasar Fisiologi Tanaman. Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin dan Yayasan Forest Indonesia. Jakarta
Sugi R., Dyah P. dan Pujianto. 2011. Pemanfaatan Kotoran Ternak Sapi Sebagai Sumber Energi AlternatifRamah Lingkungan Beserta Aspek Sosio kulturalnya. http://journal.uny.ac.id/index.php/inotek/article/downloadSuppFile/38/29.pdf(diakses tanggal 15 September 2017).
Setiawan, B. S. 2010. Membuat Pupuk Kandang secara Cepat. Jakarta: Penebar Swadaya.
Setiawan, A. I. 2012. Memanfaatkan Kotoran Ternak. Jakarta: Penebar Swadaya.
Wahid, A. S. 2003. Peningkatan efisiensi pupuk nitrogen pada padi sawah dengan metode bagan warna daun. Jurnal Litbang Pertanian. 22(4).
Widodo, K. 2015. ‘‘Rumput Gajah Mini (Pennisetum purpureum cv.Mott)’’. [serialonline].www.facebook.com/paguyubanpeternaksapinusantara. (diakses tanggal 15September 2017).
Yuanita, D. 2010. ‘Cara Pembuatan Pupuk Organik Cair http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pengabdian/dewi-yuanita-lestari-ssi-msc/carapembuatan-pupuk-organik-cair.pdf.(diakses tanggal 15 September 2017).
(1) Penulis memiliki hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
(2) Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (mis., Mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas karya tersebut. publikasi awal dalam jurnal ini.
(3) Penulis harus menandatangani perjanjian transfer hak cipta ketika mereka telah menyetujui bukti akhir yang dikirim oleh Jurnal ilmu dan industri peternakan sebelum publikasi.