MAIN CHARACTER STRUGGLING IN FACING THE BULLYING IN AMY SARIG KING’S EVERYBODY SEES THE ANTS
Abstrak
This research is about the main character struggling facing the bullying in Amy Sarig King’s Everybody Sees the Ants. The objective of this research is finding out types of bullying and how the main character struggling facing the bullying. The method used in this research is descriptive qualitative. In analyzing the data, the researcher used theory psychoanalysis by Sigmund Freud. The researcher used categorization which is categorize the types the struggles. In collecting the data, the researcher read the novel, note taking, and marked the sentence contain to the object. The result of this research shows that there are three types of bullying in the novel: physical bullying, verbal bullying and cyberbullying. Verbal bullying is the most happened in the novel. In addition, the main character mostly uses his superego rather than his id and ego in struggling facing the bullying.
Keywords: Bullying, Everybody Sees the Ants, Struggling, Types of Bullying, theory Psychoanalysis
Penulis yang menerbitkan karya mereka dalam jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
-
Penulis tetap memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal, dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan melalui Creative Commons Attribution License. Lisensi ini memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan syarat memberikan pengakuan atas kepenulisan serta publikasi awal dalam jurnal ini.
-
Penulis dapat membuat perjanjian kontraktual tambahan secara terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya yang telah diterbitkan dalam jurnal ini (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam buku), dengan tetap mencantumkan pengakuan bahwa karya tersebut pertama kali dipublikasikan dalam jurnal ini.
-
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusional atau situs web pribadi) sebelum dan selama proses pengajuan. Hal ini dapat mendorong pertukaran akademik yang produktif serta meningkatkan jumlah kutipan lebih awal dan lebih luas setelah karya diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).