Metode Dakwah BKPRMI dalam Membentuk Karakter Remaja di Kecamatan Bontomarannu

  • Irmawati Hasyim
    (ID)
Kata Kunci: Dakwah BKPRMI, Karakter remaja, Kecamatan Bontomarannu

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode dakwah BKPRMI dalam membentuk karakter remaja di Kecamatan Bontomarannu dan mengkaji respon remaja terhadap metode dakwah BKPRMI dalam membentuk karakter remaja di Kecamatan Bontomarannu

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif yang berlokasi di BKPRMI Kecamatan Bontomarannu, dengan menggunakan pendekatan manajemen dan sosiologi. Sumber data primer penelitian ini adalah Kaharuddin Dg. Lallo Ketua BKPRMI Kecamatan Bontomarannu sebagai informan kunci dan sebagai informan tambahan Sekretaris BKPRMI Kecamatan Bontomarannu dan pemuda Kecamatan Bontomarannu. Selanjutnya sumber data sekunder adalah buku, internet, ebook, jurnal dan sumber data pelengkap. Selanjutnya metode pengumpulan data dilakukan beberapa tahap yaitu: observasi, wawancara, dokumentasi. Serta analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BKPRMI Kecamatan Bontomarannu memiliki beberapa program dakwah, termasuk Safari Ramadhan dan Bimbingan Remaja Masjid. Safari Ramadhan digunakan sebagai sarana untuk silaturahmi antar sesama Muslim dan meningkatkan wawasan keIslaman. Dalam suasana safari ramadhan, pengurus BKPRMI memberikan nasehat, pengajaran, dan bimbingan agama Islam kepada masyarakat dan remaja di Kecamatan Bontomarannu.

Bimbingan Remaja Masjid merupakan upaya BKPRMI untuk membentuk karakter remaja masjid dengan mengajarkan kedisiplinan, bertanggung jawab, dan berinisiatif. Pengurus BKPRMI Kecamatan Bontomarannu memberikan bimbingan dan instruksi langsung kepada remaja masjid di desa dan kelurahan.

Dalam implementasi dakwahnya, BKPRMI Kecamatan Bontomarannu mengadopsi metode dakwah mau’izhah hasanah, yaitu dengan memberikan nasihat, pengajaran, dan bimbingan yang baik kepada masyarakat dan remaja. Pengurus BKPRMI juga menunjukkan implementasi metode dakwah Al-Mujadalah, yaitu dengan berdiskusi, berdebat, dan berbantahan dengan cara yang baik dan menghormati pihak lain.

Implikasi penelitian ini yaitu setelah melakukan penelitian mengenai implementasi metode dakwah BKPRMI dalam membentuk karakter remaja, sebaiknya pelaku dakwah (dai) perlu mengadakan pengkaderan yang serius untuk menghasilkan juru dakwah yang lebih berkualitas. Selanjutnya setelah remaja mengikuti kajian BKPRMI sebaiknya remaja lebih fokus dengan materi-materi yang disampaikan oleh juru dakwah BKPRMI untuk membentuk karakter remaja menjadi lebih baik dari sebelumnya.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Rosyad Shaleh, Manajemen dakwah Islam (Jakarta: Bulan Bintang, 1977).

Faizah, Lalu mukhlis Efendi, Psikologi Dakwah.

Nurwahidah Alimuddin, “Konsep Dakwah dalam Islam” Jurnal Hunafa, (Palu: Dosen Jurusan Dakwah Datokrama Palu) 2014,

Kementerian Agama RI, Alquran dan Terjemahannya (Jakarta: PT Indiva Media Kreasi, 2009),

M.Quraish Shihab, Tafsir Al – Mishbah, Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an (Vol 10 Jakarta: Lentera Hati 2002)

http://link24share.blogspot.co.id/2017/02/dakwah-transformatif-persfektif.html, dikutip pada 1 Agustus 2022.

Diterbitkan
2023-06-05
Abstrak viewed = 68 times