ANALISIS KUALITAS BUKU TEKS MATEMATIKA SMK KELAS XI KURIKULUM 2013 EDISI REVISI TAHUN 2017 BERDASARKAN PENDEKATAN SAINTIFIK
Abstrak
Penelitian ini membahas tentang kualitas Buku Teks Matematika SMK kelas XI Kurikulum 2013 Edisi Revisi Tahun 2017 berdasarkan pendekatan saintifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui bagaimana kualitas buku teks matematika tersebut berdasarkan indikator dalam pendekatan saintifik yang meliputi: (1) mengamati, (2) menanya, (3) menggali Informasi, (4) mengasosiasi/menalar dan (5) mengomunikasikan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang menampilkan hasil data apa adanya tanpa proses manipulasi atau perlakuan lain. Prosedur dalam penelitian ini terdiri dari: (1) tahap persiapan, dengan memilih buku teks yang akan dianalisis dalam hal ini peneliti mengambil Buku Teks Matematika Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 terbitan dari Kemendikbud, (2) lalu melakukan pengumpulan data dengan teknik analisis dokumen dan melalukan studi pustaka dengan menggunakan instrumen yang sudah ditentukan sebelumnya, untuk mengetahui bagaimana kualitas buku teks matematika tersebut berdasarkan pendekatan saintifik, (3) penarikan kesimpulan dari data yang telah didapatkan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh kualitas buku teks matematika tersebut pada setiap bab yaitu pada Bab I sebanyak 60%, Bab II sebanyak 70%, Bab III sebanyak 56%, dan Bab IV sebanyak 73%. Sedangkan untuk jumlah keseluruhan bab pada Buku Teks Matematika SMK kelas XI semester I, didapatkan jumlah persentase kualitas buku teks berdasarkan pendekatan saintifik sebanyak 64,75%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kualitas buku teks matematika SMK kelas XI kurikulum 2013 berdasarkan pendekatan saintifik termasuk dalam kategori “cukup” dengan diterapkannya indikator-indikator dalam pendekatan saintifik.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Hudojo, H. (2003). Pengembangan kurikulum dan pembelajaran. Universitas Negeri Malang.
Kemendikbud. (2014). Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 Tentang Pembelajaran Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Pedoman Evaluasi Kurikulum.
Martin. (2013). Perencanaan pendidikan perspektif proses dan teknik dalam penyusunan rencana pendidikan. Rajawali Press.
MGMP Bahasa Indonesia. (2017). Empat poin penting dari kurikulum 2013 revisi 2017. MGMP Bahasa Indonesia Kemenag Bulukumba. https://mgmpbiblk.wordpress.com/2017/09/10/98/
Mulyasa. (2013). Pengembangan dan implementasi kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosadakarya.
Murtini, W. (2018). The effectiveness of the scientific approach to improve student learning outcomes. International Journal of Active Learning, 3(2), 86–91. http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/ijal
Muslich, M. (2016). Text book writing dasar-dasar pemahaman, penulisan, dan pemakaian buku teks. PT Remaja Rosdakarya.
NCTM. (2000). Principles and standards for school mathematics (Reston). NCTM.
Permatasari, E. A. (2014). Implementasi pendekatan saintifik dalam kurikulum 2013 pada pembelajaran sejarah. Indonesian Journal of History Education, 3(1), 11–16.
Suherman, E. dkk. (2011). Strategi pembelajaran matematika kontemporer. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Uno, H. B. (2007). Model pembelajaran menciptakan proses belajar mengajar yang kreatif dan efektif. Bumi Aksara.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer## Authors who publish with this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).