ANALISIS PENANGGALAN DALAM TRADISI REKENG-REKENG DI KELURAHAN GANTARANG KECAMATAN TINGGMONCONG KABUPATEN GOWA PERSFEKTIF ILMU FALAK
Abstrak
Penelitian ini membahas tentang Sistem Penanggalan Dalam Tradisi Rekeng-Rekeng di Kelurahan Gantarang Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa Perspektif Ilmu Falak. Pendapat masyarakat di Kelurahan Gantarang terhadap sistem penanggalan dalam tradisi rekeng-rekeng sudah melekat dalam kehidupan masyarakatnya karena hal tersebut sudah lama digunakan dan menjadi tradisi turun temurun dengan cara melihat posisi terbitnya bulan untuk melihat waktu yang baik dalam melakukan suatu aktivitas. Sebagian masyarakat dalam menjalankan tradisi rekeng-rekeng menggunakan pedoman naskah dan juga bertanya kepada orang yang ahli dalam rekeng-rekeng. Sistem penanggalan dalam tradisi rekeng-rekeng perspektif Ilmu Falak menggunakan sistem peredaran bulan atau penanggalan Hijriyah. Hanya saja penanggalan dalam tradisi rekeng-rekeng ini bersifat khusus. Tradisi rekeng- rekeng memiliki fungsi sebagai kebiasaan mencari hari baik dalam memulai aktivitas. Dalam penentuan hari baik dan hari buruk didasarkan pada kejadian yang dialami masyarakat Makassar terlebih khusus di Kelurahan Gantarang memiliki keyakinan bahwa proses alam yang dalam hal ini pergantian bulan mempunyai makna mitologi yang kemudian akan mempengaruhi semua aktivitas manusia bahkan dipercaya dan dijadikan sebagai pedoman dalam memulai aktivitas.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc4.footer##