KEBIJAKAN PENANGANAN OVERCROWDING (KELEBIHAN KAPASITAS) DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS I MAKASSAR PERSPEKTIF SIYASAH SYAR’IYYAH

  • Yuska Fitrah Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
    (ID)
  • Tri Suhendra Arbani Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
    (ID)
Keywords: Policy, Overcrowding, Siyasah Syar'iyyah

Abstract

The purpose of this research is to find out how the policy of handling overcrowding (excess capacity) in the Makassar class I state detention house, how the impact of handling overcrowding (excess capacity) for detainees and prisoners, and handling overcrowding (excess capacity) in the perspective of siyasah syar'iyyah. This type of research is empirical research with juridical and normative syar'i approaches. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that the handling of overcrowding (excess capacity) at the Makassar Class I State Prison is carried out by the assimilation program, granting conditional leave and parole, remission and redistribution or transfer of prisoners. While the impact of handling overcrowding (overcapacity) for detainees and prisoners at the Makassar Class I State Detention Center, namely, reducing the negative things caused by overcrowding (overcapacity), such as maximizing the provision of health services by officers, lack of peinyakiit meinular between narapiidana and prisoners, and habitation rooms in accordance with the capacity that should be sympathized. The handling of overcrowding (excess capacity) issued by the government to reduce the number of prisoners and detainees in each prison and detention center is in accordance with the concept of siyasah shar'iyyah, which is to bring good (maslahah) and reject destruction (mafsadat). Handling overcrowding (excess capacity) is carried out as an effort to reduce the negative impact of overcrowding conditions (excess capacity).

 

References

Jurnal

Ardi, dan Tri Suhendra Arbani. “Analisis Putusan Pengadilan Tinggi Tentang Akta Di Bawah Tangan Tanpa Tanggal.” Alauddin Law Development Journal (ALDEV) 3, no. 1 (2021).

Fadhil, Moh. “Kebijakan Kriminal Dalam Mengatasi Kelebihan Kapasitas (Overcrowded) Di Lembaga Pemasyarakatan.” Al-Daulah: Jurnal Hukum Pidana dan Ketatanegaraan 9, no. 2 (2020).

Fatwah, Siti dan Kusnadi Umar. “Penerapan Sistem E-Court Di Pengadilan Tata Usaha Negara Makassar Perspektif Siyasah Syar’iyyah.” Siyasatuna: Jurnal Mahasiswa Siyasah Syar’iyyah 1, no. 3 (2020).

Hl, Rahmatiah. “Remisi Dalam Tindak Pidana Pembunuhan (Studi Perbandingan Hukum Pidana Islam Dan Hukum Pidana Nasional).” Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Islam 1, no. 1 (2014).

Islam, Muhammad Al Azhar dan Usman. “Pemberantasan Tindak Pidana Penipuan Berkedok Hipnotis Di Kota Makassar.” Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar’iyyah 1, no. 1 (2020).

Ismail, A. Nurfachrul dan Tri Suhendra Arbani. “Tinjauan Kriminologi Terhadap Pemerkosaan Akibat Perilaku Seks Bebas Di Kalangan Remaja.” Alauddin Law Development (ALDEV) 4, no. 1 (2022).

Muis, Abdul Rinaldi dkk. “Analisis Peran Pemerintah Kota Makassar Dalam Penegakan Hukum Perspektif Siyasah Syar’iyyah.” Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar’iyyah 2, no. 2 (2021).

Natsif, Fadli Andi. “Perlindungan Hak Asasi Manusia Dalam Perspektif Negara Hukum Indonesia.” Al-Risalah: Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum 19, no. 1 (2019).

Salam, Muammar dan Adriana Mustafa. “Menakar Upaya Penegakan Hukum Oleh Pemerintah Kota Makassar.” Siyasatuna; Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar’iyyah 2, no. 1 (2021).

Saleh, Ridwa dan Hisbullah. “Analisis Hukum Pemberian Remisi Dalam Tindak Pidana Pencurian.” Alauddin Law Development Journal (ALDEV) 2, no. 2 (2020).

Salihah, Ulfatus dan Rahmatiah Hl. “Pidana Penjara Seumur Hidup Bagi Koruptor Ditinjau Dari Aspek Hak Asasi Manusia Dan Hukum Islam.” Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar’iyyah 2, no. 1 (2021).

Srianturi, Iin dkk. “Hak-Hak Narapidana Perempuan Di Tinjau Dalam Hukum Islam.” Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam 3, no. 1 (2021).

Syam, Sri Wahyuni dan Kurniati. “Pelanggaran HAM Apart Sipir Terhadap Warga Binaan Di Lapas Kelas I Makassar.” Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar’iyyah 2, no. 1 (2021).

Wardana, Rahmat dan Abdul Syatar. “Pembinaan Balai Pemasyarakatan Kelas I Makassar Terhadap Anak Berkonflik Dengan Hukum.” Siyasatuna: Jurnal Ilmiah mahasiswa Siyasah Syar’iyyah 3, no. 3 (2022).

Yahya, Muh. dan M. Chaerul Risal. “Tindak Pidana Korupsi Dana Bantuan Sosial Kedelai Di Kabupaten Gowa Dalam Perpektif Hukum Islam.” Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar’iyyah 1, no. 2 (2020).

Buku

Irwansyah, Penelitian Hukum (Pilihan Metode Dan Praktik Penulisan Artikel), Edisi Revisi, Cet. 5, (Yogyakarta: Mirra Buana Media, 2022).

Mufid, Moh. Ushul Fiqih Ekonomi Dan Keuangan Kontemporer: Dari Teori ke Aplikasi, Edisi Kedua, Cet. 2, (Jakarta:Kencana Prenada Media Group, 2018).

Novian, Rully dkk. Strategi Menangani Overcrowding Di Indonesia: Penyebab, Dampak Dan Penyelesaiannya, (Jakarta: Institute For Criminal Justice Reform (ICJR), 2018).

Skripsi

Meuthia, Childa. Tinjauan Siyasah Asy-Syar’iyah Terhadap Upaya Pemerintah Dalam Menata Rumah Tahanan Negara (Studi Kasus di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Banda Aceh). Skripsi: Fakultas Syari’ah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Darussalam, Banda Aceh, 2021.

Internet

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia: Penghuni Lapas dan Rutan Kelebihan Kapasitas 109% Pada September 2022. Diakses 31 Oktboer 2022, https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/09/23/penghuni-lapas-dan-rutan-kelebihan-kapasitas-109-pada-september-2022

Kantor Wilayah Sulawesi Selatan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia: Rutan Makassar Over Kapasitas, Tahanan Kasus Narkotika Mendominasi. Diakses 12 November 2022, https://sulsel.kemenkumham.go.id/berita-kanwil/berita-upt/5171-rutan-makassar-over-kapasitas-tahanan-kasus-narkotika-mendominasi

Peraturan

Peiraturan Meinteirii Hukum dan Hak Asasii Manusiia Nomor 7 Tahun 2022 Teintang Syarat dan Tata Cara Peimbeiriian Reimiisii, Asiimiilasii, Cutii Meingunjungii Keiluarga, Peimbeibasan Beirsyarat, Cutii Meinjeilang Beibas, dan Cutii Beirsyarat.

Wawancara

Angga Satrya (29), Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar, wawancara, Makassar, 07 Juni 2023.

Bara (26), Narapidana Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar, wawancara, Makassar, 07 Juni 2023.

Sapri Wahyu (26), Staf Kesatuan Pengamanan Rumah Tahanan Negara Kelas I Makassar, wawancara, Makassar, 07 Juni 2023.

Published
2024-05-31
How to Cite
Fitrah, Y., & Arbani, T. S. (2024). KEBIJAKAN PENANGANAN OVERCROWDING (KELEBIHAN KAPASITAS) DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS I MAKASSAR PERSPEKTIF SIYASAH SYAR’IYYAH. SIYASATUNA : JURNAL ILMIAH MAHASISWA SIYASAH SYAR’IYYAH, 5(2), 425-437. Retrieved from https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/siyasatuna/article/view/39393
Section
Artikel
Abstract viewed = 78 times