Analisis Perbedaan Tingkat Efisiensi Bank Umum Syariah dan Bank Umum Konvensional di Indonesia melalui Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA) Periode 2020-2022
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat efisiensi Bank Umum Syariah dan Bank Umum Konvensional melalui pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA) model CRS & VRS, serta Variabel dan Sub Variabel yang dominan mempengaruhi perbedaan efisiensi Bank Umum Syariah dan Bank Umum Konvensional Di Indonesia periode 2020-2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu laporan keuangan dari masing-masing Bank Umum Syariah dan Bank Umum Konvensional di Indonesia periode 2020-2022. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terdapat perbedaan tingkat efisiensi Bank Umum Syariah dan Bank Umum Konvensional melalui pendekatan DEA model CRS dan VRS yang menghasilkan nilai efisiensi Bank Umum Syariah lebih tinggi dibandingkan dengan Bank Umum Konvensional. Hasil perhitungan tingkat efisiensi berdasarkan model CRS dihasilkan rata-rata tingkat efisiensi tertinggi di peroleh oleh Bank Umum Syariah sebesar 98%. Sedangkan tingkat efisiensi yang diperoleh oleh Bank Umum Konvensional sebesar 90%. Sedangkan berdasarkan model VRS dihasilkan rata-rata tingkat efisiensi tertinggi di peroleh oleh Bank Umum Syariah sebesar 99%. Sedangkan tingkat efisiensi yang diperoleh oleh Bank Umum Konvensional sebesar 91%. Perbedaan tingkat efisiensi Bank Umum Syariah dan Bank Umum Konvensional dominan dipengaruhi oleh variabel input khususnya pada biaya operasional.
Kata Kunci : Data Envelopment Analysis (DEA), Constant Return to Scale (CRS), Variable Return to Scale (VRS)