Analisis Manfaat Program AKLAM dalam Peningkatan Pemanfaatan Laboratorium Fisika

  • Muhammad Qaddafi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
    (ID)
  • Santih Anggereni UIN Alauddin Makassar
    (ID)
  • Muh. Syihab Ikbal
    (ID)
  • Mukti Ali
    (ID)
  • Nur Ika Akbar
    (ID)
Kata Kunci: Pemanfaatan Laboratorium, Tata Kelola laboratorium

Abstrak

Penelitian ini merupakan penelitian Mixed Methods dengan desain penelitian concurrent triangulation, Tujuan penelitian ini adalah: 1)Untuk mengetahui gambaran penataan tata kelolah laboratorium sekolah pasca aplikasi kerja laboratorium mahasiswa (AKLAM) program studi Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar di wilayah Takalar dan Bulukumba”; 2)Untuk mengetahui gambaran pemanfaatan laboratorium sekolah pasca aplikasi kerja laboratorium mahasiswa (AKLAM) program studi Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar di wilayah Takalar dan Bulukumba”; 3)Untuk mengetahui kontribusi apa yang telah diperoleh sekolah setelah pelaksanaan Aplikasi Kerja Laboratorium Mahasiswa (AKLAM) program studi pendidikan fisika UIN Alauddin Makassar di wilayah Takalar dan Bulukumba”. Subjek penelitian ini adalah satu Madrasah Aliyah dan satu sekolah menengah pertama dengan menggunakan angket berupa lembar ceklis dan lembar wawancara maka hasil analisis yang diperoleh yaitu:1) untuk tata kelola pasca AKLAM ada dua sekolah yang masih cukup sesuai dengan standarisasi laboratorium sekolah dan ada satu sekolah yang sudah tidak sesuai dengan standarisasi laboratorium sekolah ; 2) untuk pemanfaatan laboratorium pasca AKLAM yaitu pemanfaatan laboratorium sebagai tempat praktikum masih tetap dipertahankan; 3) untuk kontribusi yang diperoleh masing-masing pihak sekolah pasca AKLAM sangat positif.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

[1] Cross, A. (1973). Home Economics Evaluation. Columbus: Charles, E. Merrill Publishing Company.
[2] Emda, A. (2017). Laboratorium sebagai sarana pembelajaran kimia dalam meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kerja ilmiah. Lantanida Journal, 5(1), 83–92.
[3] Islam, K. U. A. (1990). Al-Qur’an dan Terjemah. Jakarta: Asy-Syarif.
[4] Nasional, I. D. P. (2003). Undang-undang republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional.
[5] Sieregar, S. (2014). Statistik Parametrik untuk Penelitian Kuantitatif, PT. Bumi Aksara, Jakarta.
[6] Sugiyono, M. (2014). Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif R&D cet. Ke-19, Bandung: Alfabeta.
[7] Sukardi, H. M. (2008). Evaluasi pendidikan prinsip dan operasionalnya. Jakarta: Bumi Aksara.
Diterbitkan
2023-05-29
Bagian
Articles
Abstrak viewed = 250 times

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##