STRATEGI KOMISI PEMILIHAN UMUM DALAM MENEKAN ANGKA GOLPUT PADA PEMILIHAN WALI KOTA MAKASSAR

  • Mahfud Mahfud Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
    (ID)
  • Lomba Sultan Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
    (ID)
Keywords: Abstentions, General Election Commission, Pilwalkot

Abstract

The high number of abstentions causes a low level of trust and credibility of the elected candidates. As a result, local governments cannot carry out their functions properly due to a lack of political support. This study aims to determine the General Election Commission's strategy in suppressing abstentions in Makassar City. The type of research used is field qualitative research with a juridical approach. The results of the study show that the practice of abstentions in Makassar City is classified into three groups including ideological abstentions, political abstentions and practical abstentions. Therefore, the Makassar City Election Commission's strategic efforts in suppressing and overcoming the high number of abstentions in Makassar City include: 1) ensuring that citizens are registered on the voter list; 2) election socialization and education and awareness of democracy to the people and 3) formation of Makassar democracy volunteers.

References

Jurnal

Amir, Herlina dan Nila Sastrawati. “Partisipasi Paartai Politik dalam Pemilihan Kepala Daerah di Kota Makassar.” Jurnal Siyasatuna 1, no. 1 (2019).

Arifulloh, Achmad. “Pelaksanaan Pilkada Serentak Yang Demokratis Damai Dan Bermartabat.” Jurnal Pembaharuan Hukum 2, no. 2 (2015).

Bathoro, Alim. “Perangkap Dinasti Politik Dan Konsolidasi Demokrasi.” Jurnal Fisip Umrah 2, no. 2 (2011).

Indraerawati, A. dan Rahmiati. “Golongan Putih dalam Pemilihan Umum di Indonesia Perspektif Siyasah Syar’iyyah.” Jurnal Siyasatuna 2, no. 3 (2021).

Jafar, Usman. “Pilkada dan Konflik Horizontal (Telaah Atas Pemilukada Kota Makassar).” Jurnal al-Daulah 7, no. 2 (2018).

Jumadi. “Memahami Konsep Konstitusionalisme Indonesia.” Jurnal Jurisprudentie 3, no. 2 (2016).

Muharis, Abdul dan Kusnadi Umar. “Peran Komisi Pemilihan Umum dalam Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Sinjai.” Jurnal Siyasatuna 2, no. 3 (2021).

Utomo, Wahyu Wiji. “Kebijakan Penyelenggaraan Pilkada.” Jurnal Al-Harakah 3, no. 1 (2020).

Buku

Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Efriza. Political Explore, Bandung: Alfabeta, 2012.

Isjwara. Pengantar Ilmu Politik, Bandung: Dhiwantara. 1964.

Rahmiati. Terampil Menulis Karya Ilmiah. Makassar: Alauddin University Press, 2012.

Rush, Michael Dan Althoff. Pengantar Sosiologi Politik, Jakarta: PT. Rajawali, 1989.

Wawancara

Endang Sari, Sekertaris KPU, Wawancara. Kantor KPUD Makassar, tanggal 28 Juni 2021.

Muhammad Yusuf, Warga, Wawancara, Tamangapa-Makassar, tanggal 15 Juli 2021.

M. Farid Wajdi, (Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Makassar), Wawancara, Makassar, Tanggal 25 Juni 2021.

Mustafa, Warga, Wawancara, Antang-Makassar, tanggal 10 Juli 2021.

Nuryani Halid, Warga, Wawancara, Baruga-Makassar, tnggal 11 Juli 2021.

Published
2023-01-25
How to Cite
Mahfud, M., & Sultan, L. (2023). STRATEGI KOMISI PEMILIHAN UMUM DALAM MENEKAN ANGKA GOLPUT PADA PEMILIHAN WALI KOTA MAKASSAR . SIYASATUNA : JURNAL ILMIAH MAHASISWA SIYASAH SYAR’IYYAH, 4(1), 76-85. Retrieved from https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/siyasatuna/article/view/27255
Section
Artikel
Abstract viewed = 294 times