Ibadah Afdhaliyah dalam Fenomena Penyelenggaraan Ibadah Haji

  • Musyfikah Ilyas Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
    (ID)

Abstrak

Penelitian ini membahas tentang ibadah afdhaliyah sebagai fenomena dalam penyelenggaraan haji. Ibadah haji memerlukan kemampuan khusus baik jasmani dan rohani, serta memiliki pengetahuan komprehensip dan terarah sehingga pelaksanaan ibadah haji mendapatkan predikat mabrur. Metode penelitian menggunakan desain kualitatif dengan mengumpulkan data-data secara kajian kepustakaan, kajian arsip, laporan media massa, melakukan wawancara yang mendalam (in-depth interview). Selanjutnya mengolah dan menganalisis data-data tersebut.

Pelaksanaan ibadah haji terdapat ibadah yang dilaksanakan dengan waktu, situasi dan tempat tertentu yang menurut pendapat ulama dikatakan sangat utama untuk dilaksanakan; ibadah ini dikatakan afdhaliyah karena sangat utama dilakukan, namun pada prakteknya terdapat masyarakat yang sangat memaksakan diri dan bahkan mengabaikan aturan dan koridor yang sudah ditetapkan sehingga dapat merusak penyelenggaraan haji pada umumnya dan secara khusus menafikan keselamatan, kemaslahatan dan keamanan jemaah itu sendiri. hal ini menarik dikarenakan Jemaah haji terlalu mengejar pahala yang banyak lalu mengesampingkan keselamatan dan kemaslahatan individunya sehingga banyak dari Jemaah yang mengalami heat stroke atau sengatan panas dan heat exhaustion atau kelelahan yang dapat memicu timbulnya penyakit lainnya sehingga Jemaah harus mendapatkan perawatan yang lebin intensif, hal ini menjadi fenomena dalam penyelenggaraan haji yang harus dicermati dan diidentifikasi agar Jemaah haji harus di edukasi disamping mengejar pahala juga harus menjaga keselamatan dan kemaslahatan dirinya. Dalam pelaksanaan ibadah haji harus mengedepankan pelaksanaan wajib dan rukun haji sebagai syarat sah nya ibadah haji. Ibadah Afdhaliyah sangat baik untuk dilakukan jika waktu tempat kondisi yang tepat namun disisi lain jika membahayakan jiwa bagi jemaah haji maka hal itu tidak diperkenankan.

Diterbitkan
2022-12-28
Bagian
Artikel
Abstrak viewed = 126 times