KEWENANGAN OMBUDSMAN KOTA MAKASSAR DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PELAYANAN PUBLIK
(PERSPEKTIF SIYASAH DUSTURIYAH)
Abstract
The Ombudsman is a state institution whose existance is quite important in the constitutional system, because to supervise the implementation of public services is one of the main tasks of a state government. This study aims to determine how the authority of the Makassar City Ombudsman in public services. This study uses emprical and normative research methods, whit an empirical juridical approach, normative jurdical and syar’i, the data used are secondary and primary data taken from the field, namely the Ombudsman of Makassar City. The results show that the Makassar City Ombudsman in resolving public service disputes is still not optimal due to limited authority, so that not all reports can be handled by the Makassar City Ombudsman because on of the requirements is to be domiciled in Makassar.
References
Jurnal:
Putra, Rizki dkk. “Governing The Ombudsman As An Independent State Instution In the Constitusion: An Attempt To Strengthen Public Service Supervision In Indonesia.” al-Daulah: Jurnal Hukum Pidana dan Ketatanegaraan 11, no. 1 (2022): 19.
Sastrawati, Nila. “Golput dan Kewajiban Memilih Pemimpin dalam Islam.” Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar’iyyah 2, no. 3 (2020): 422.
Jafar, Usman dkk. “Kedudukan dan Peran Ombudsman dalam Mengawasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik.” Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar’iyyah 3, no. 3 (2021): 589.
Albar dan Hamzir. “Problematika Suksesi Kepemimpinan Partai Persatuan Pembangunan Kota Makassar.” Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar’iyyah 1, no. 3 (2020): 468-476.
Hidayat, Imam dan Alimuddin. “Penyebaran Konten Pornografi Perspektif Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 dan Hukum Islam.” Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar’iyyah 2, no. 2 (2020): 382.
Asrianti dan Subehan Khalik. “Peran Kantor Kementrian Agama Kabupaten Soppeng dalam Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama.” Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar’iyyah 2, no. 3 (2020): 604.
Setiajeng Kadarsih. “Tugas dan Wewenang Ombudsman RI dalam Pelayanan Publik Menurut UU Nomor 37 Tahun 2008.” Jurnal Dinamika Hukum 10 (2010).
Buku:
Achmadi, Abu dan Cholid Narkubo. Metode Penelitian. Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2005.
J. Moleong, Lexy. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 1993.
Ombudsman Kota Makassar, Laporan Tahunan, Makassar: Ombudsman Kota Makassar, 2019.
Peraturan:
Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Pasal 1.
Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia, Pasal 1.
Republik Indonesia, Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2000 tentang Komisi Ombudsman Nasional.
Wawancara:
Anif Laila Sahir, Staf Penanganan Kasus Ombudsman Kota Makassar, wawancara, Makassar, 25 Juli 2022.
Muhammad Faisal, Sekretaris Komisioner Bidang Penanganan Kasus Ombudsman Kota Makassar, wawancara, Makassar, 29 Juli 2022.
Ros, Masyarakat, wawancara, Makassar, 31 Juli 2022.
Darasia, Masyarakat, wawancara, Makassar, 31 Juli 2022.
Sumber Lain:
Laporan Pengaduan Pelayanan Publik Ombudsman Kota Makassar, 25 Juli 2022.