OTORITAS FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA TENTANG UANG PANAI’ TELAAH SIYASAH SYAR’IYYAH DI KOTA MAKASSSAR

  • Nurfadillah Rahman Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
    (ID)
  • Hamzah Hasan Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
    (ID)
Keywords: MUI Fatwa Authority, Panai Money, Sharia Law

Abstract

This research aims to find out how the Fatwa Authority of the Indonesian Ulema Council regarding Panai Money has studied Siyasah Syar'iyyah in Makasssar City. The main problem is divided into several sub-problems, namely: What are the legal rules for the Indonesian MUI fatwa regarding Panai money and how to implement the MUI fatwa regarding Panai money? Study the Siyasah Syariyyah. The research method used is qualitative research with data collection methods in the form of observation, interviews, documentation and reference tracking. The results of this research show that the MUI Fatwa Legal Rules regarding Uang Panai' are that the MUI Fatwa Legal Rules state that panai money is fine but does not make it difficult for men to get involved in it. Even though there is no Uang Panai elsewhere, the MUI respects the Uang Panai tradition in South Sulawesi. MUI does not prohibit, reject, or continue to tolerate this tradition so that it has become the custom of the Makassar Bugis community. MUI emphasized that many young people end up choosing not to get married not because of this tradition, but because it is difficult and requires more money than men can afford. The Bugis in society accept the validity of panai money and anticipate that the money will be changed according to the talents of the prospective bride and groom. (The man who wants to ask questions). Implementation of the MUI Fatwa regarding Uang Panai, which states that because Uang Panai has the power to issue infaq, it is preferred if it is a custom in Bugis marriages. In addition, it is very important that Uang Panai is resolved peacefully to prevent the development of tabzir, israf (waste) and hedonistic styles. For the legal requirements of panai money, the custom was basically accepted during that time. Basically, these practices are legal as long as they comply with sharia standards. Therefore, Uang Panai is subject to Sharia law, including allowing marriage and not oppressing men. Respect women, be trustworthy, and avoid subsequent manipulative behavior.

References

Jurnal

Aprinda, Rin, dkk. “Analisis Hukum Islam Terhadap Bimbingan Perkawinan Dalam Mencegah Perceraian Di Kementerian Agama Kabupaten Soppeng.” Jurnal Al. Qadau 9, no.1 (2022).

Arlis. “Siyasah Syar’iyyah Tentang Pengelolaan Zakat Pada Masa Awal Islam.” Jurnal Ilmiah Syariah 10, no. 2 (2011).

Halim, Patimah dan Farahdiba Rahma Bachtiar. “Peran Program Studi dalam Mengatasi Persoalan Pernikahan Anak di Kabupaten Pangkep.” Jurnal Al-Qadau 7, no.2 (2020).

Hasan, Hamzah. “Pernikahan Di Bawah Umur (Analisis Tentang Konsekuensi Pemidanaan.” Jurnal Ad-Daulah 6, no.1 (2017).

Ibrahim Kadir, dkk.“ Uang Panai Dalam Budaya Bugis-Makassar (Studi Kasus Sosiologi Di Kabupaten Pangkep)” Jurnal Ilmiah Ecosystem 21, no.2 (2021).

Jafar, Usman. “Hukum Tata Negara Islam 2 Telaah Atas Pengolaan Pemerintah Dandiplomasi Dalam Bingkai Syari’ah, (Watampone: Penerbit Syahadah, 2016).

Mustafa, Mutakhirani dan Irma Syahriani. “Pergeseran Makna Pada Nilai Sosial Uang Panai’ Dalam Perspektif Budaya Siri.”Jurnal Yaqzhan 6, no. 2 (2020).

Rahmiati, dan Jusanita. “Pencegahan Pernikahan Dini Oleh Organisasi Kepemimpinan Perempuan Muda.” Siyasatuna Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Siyasah Syar’iyyah 1, no. 2 (2020).

Ridwan, Muhammad Saleh. “Perkawinan Mut’ahPerspektif Hukum Islam Dan Hukum Nasional. ”Jurnal Al-Qadāu 1, no. 1 (2014).

Rinaldi, dkk. “Problematika Uang Panai Dalam Pernikahan Masyarakat Suku Bugis Bone.” Siyasatuna Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Siyasah Syar’iyyah 05, no. 1 (2023).

Rusman, dkk. "Pemahaman Masyarakat Bugis Bone Terhadap Mahar Tanah Dan Kedudukannya Dalam Perkawinan." Jurnal Diskursus Islam 5, no. 2 (2017).

Sa’adurrahman, Try, dkk. “Tinjauan Hukum Islam Dan Hukum Nasional Terhadap Pemberian Dispensasi Nikah Pada Pengadilan Agama Maros.” Jurnal Diskursus Islam 06, no. 2 (2018).

Safriani, Laela, dkk. “Peran Dosen Wanita Uin Alauddin Dalam Mewujudkan Keluarga Sakinah Perspektif Hukum Islam.” Jurnal Diskursus Islam 04, no. 2 (2016).

Yansa, Hajra Dkk. “Uang Panai’ Dan Status Sosial Perempuan Dalam Perspektif Budaya Siri’ Pada Perkawinan Suku Bugis Makassar Sulawesi Selatan.”Jurnal PENA 3, no. 2 (2021).

Yansa, Hajra, dkk. “Uang Dan Status Sosial Perempuan Dalam Perspektif Budaya 6,5, Pada Perkawinan Suku Bugis Makassar Sulawesi Selatan.” Jurnal Pena 3, no.2 Issn 2355-3766524.

Buku

Ahcmadi, Abu Dan Cholid Narkubo.Metode Penelitian. (Jakarta: PT. Bumi Aksara 2017).

Azwar, Saifuddin. Metodologi Penelitian. (Yoqyakarta: Pustaka Pelajar, 1998).

Hadikusuma, Hilman. Hukum Perkawinan Indonesia. (Jakarta, Grafindo Persafa, 1996).

Ishaq. Metode Penelitian Hukum Dan Penulisan Skripsi, Tesis, Serta Disertasi. (Bandung, 2017).

Soekanto., Soerjono. Sosiologi Suatu Pengantar. (Jakarta, Grafindo Persafa, 1996).

Suteki. Metode Penelitian Hukum. (Semarang: PT. Raja Grafindo 2017).

Skripsi/ Tesis/ Disertasi

Kamal, Reski. Persepsi Masyarakat Terhadap Uang Panai’ Di Kelurahan Pattalassang Kecamatan Pattalassang Kabupaten Takalar Skripsi. Uin Alauddin Makassar.

Ruslan, Dyah Auliah Rachma. Uang Panai’ Sebagai Salah Satu Syarat Perkawinan Pada Suku Bugis Makassar, Bameti Customary Law Review, 1 (1) Juni 2023: 6 – 9 E-Issn: Xxxx-Xxxx Penerbit: Pusat Kajian Pesisir Dan Masyarakat Hukum Adat Fakultas Hukum Universitas Pattimura.

Peraturan

Republik Indonesia, Undang-Undang Dasar Negara RI tahun 1945 pasal 34

Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin

Website/Internet

Fauziah, Puji, Mui Sulsel Keluarkan Fatwa Tentang Uang Panai’: Jangan Menyulitkan Pernikahan,Https://Www.Pikiran-Rakyat.Com/Nasional/Pr-014910903/Mui-Sulsel-Keluarkan-Fatwa-Tentang-Uang-Panai’-Jangan-Menyulitkan-Pernikahan#:~:Text=Sementara%20itu%20Ketua%20Bidang%20Fatwa,Perilaku%20menyimpang%20lantaran%20uang%20Panai’. Diakses Pada Tanggal 18 Januari 2023 Pukul 18:16 Wita.

https://mui.or.id/mui-provinsi/mui-sulsel/34742/bagaimana-hukum-uang-panaik-menurut-islam/ Diakses Pada Tanggal 18 Januari 2023 Pukul 17:57 Wita

https://www.muilamandau.or.id/pg/visi/#:~:text=Misi%20Majelis%20Ulama%20Indonesia%20(MUI)&text=Melaksanakan%20dakwah%20Islam%2C%20amar%20ma,berkualitas%20dalam%20berbagai%20aspek%20kehidupan. Diakses Pada Tanggal 18 Januari 2023 Pukul 17:57 Wita

MUI Digital, MUI Sulsel Siap Terbitkan Fatwa Uang Panai’ Https://Mui.Or.Id/Mui-Provinsi/Mui-Sulsel/35649/Mui-Sulsel-Siap-Terbitkan-Fatwa-Uang-Panai’/ Diakses Pada Tanggal 18 Januari 2023 Pukul 17:57 Wita

Wawancara

Hamid, Syamsul Bahri Abd, Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Wawancara, Gowa, 12 Juli 2023.

Bahar, Fahmi Agung, Tokoh Masyarakat, Wawancara, Gowa, 13 Juli 2023.

Salim, Muhammad Agus, Tokoh Masyarakat, Wawancara, Gowa, 13 Juli 2023.

Baiduri, Fikrian, Tokoh masyarakat, Wawancara, Gowa, 13 Juli 2023.

Latif, Abd, Tokoh Agama, Wawancara, Gowa 11 Juli 2023.

Arsyad, Yusri Muhammad, Tokoh MUI Sulawesi Selatan, Wawancara, 13 Juli 2023.

Rusmin, Shaifullah, Tokoh MUI Sulawesi Selatan, Wawancara, 12 Juli 2023.

Lainya

Kementrian Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya (Jakarta: Al-Jamatul Ali 2012).

Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi Ketiga, (Jakarta: Balai Pustaka): 1208.

Published
2024-01-31
How to Cite
Rahman, N., & Hasan, H. (2024). OTORITAS FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA TENTANG UANG PANAI’ TELAAH SIYASAH SYAR’IYYAH DI KOTA MAKASSSAR. SIYASATUNA : JURNAL ILMIAH MAHASISWA SIYASAH SYAR’IYYAH, 5(1), 228-241. Retrieved from https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/siyasatuna/article/view/42188
Section
Artikel
Abstract viewed = 89 times

Most read articles by the same author(s)