PENGHENTIAN PERKARA BERDASARKAN KEADILAN RESTORATIF DI KEJAKSAAN NEGERI GOWA
(Studi Siyasah Syar'iyyah)
Abstract
This study aims to find out how the concept of Case Termination Based on Restorative Justice at the Gowa District Attorney's Office (Siyasah Syar'iyyah Study). The main problem is divided into several sub-problems, namely: How to stop cases based on restorative justice at the Gowa State Prosecutor's Office, What are the forms of cases related to restorative justice, and what is the siyasa syariyyah perspective on ending cases based on restorative justice. The research method used is data collection in the form of observation, interviews, documentation and reference tracing. The results of this study indicate that the implementation of restorative justice focuses more on conditions for creating justice and balance for the perpetrators of criminal acts and their victims themselves, and the perpetrators of criminal acts do not need to be sentenced to death but can be carried out with restorative justice efforts, in order to reduce the excess capacity of correctional institutions. or state prisons, restorative justice can also eliminate grudges for potential perpetrators of crimes so that they will not repeat their actions and can embrace and provide an understanding to the wider community about the dangers of committing a crime. In the perspective of siyasa syar'iyyah, termination of cases based on restorative justice can be carried out using the method of forgiving and paying diyat and law enforcers are not justified in acting arbitrarily in resolving cases, but must uphold justice in accordance with the regulations.
References
Kementrian Agama RI, Al-Qur’an danTerjemahanya (Jakarta: Al-Jamatul Ali 2012).
Jurnal
Chandra, Dedy dkk. “Penguatan Kewenangan Jaksa Selaku Dominus Litis Sebagai Upaya Optimalisasi Penegakan Hukum Pidana Berorientasi Keadilan Restoratif”, Jurnal Konsep Ilmu Hukum 2, no. 1 (2022).
Hasan, Hamzah, “Ancaman Pidana Islam terhadap Penyalahgunaan Narkoba”, Jurnal Al-Daulah 1, no.1 (2012).
Jafar, Usman dan Asriana. “Telaah Hukum Tata Negara Islam atas Peraturan Daerah Bernuansa Agama (Syariah)”. Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah 2, no. 1. (2021).
Jamaluddin, Kurniati, dan Mishabuddin,“Peran organisasi Islam di Indonesia dalam pengembangan dan Penegakan Hukum Islam” Jurnal Al-Daulah 3, no. 2, (2022).
Jayadi, Ahkam. “Peran Nilai-Nilai Religiositas Dalam Pembangunan dan Penegakan”, Juridprudentie 6, no.1 (2018).
Jayadi, Ahkam. “Perananan Penasihat Hukum dalam Mewujudkan Keadilan”, Juridprudentie, 1, no.2 (2018).
Kristanto, Andri. "Kajian Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif", Jurnal Hukum 1, no. 2 (2022).
Natsir, Fadli Andi. “Problematika Perkawinan Anak (Prespektif Hukum Islam dan Hukum Positif), Jurnal Al-Qadau 5, no.2 (2018).
Salihah, Ulfatus dan Rahmatiah. “Pidana Penjara Seumur Hidup Bagi Koruptor ditinjau dari Aspek Hak Asasi Manusia dan Hukum Islam.” Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah 2, no. 1, (2021).
Samin, Sabri. “Menelusuri Akar Sitem Pengawasan Penegak Hukum.” Jurnal Al-Daulah 3, no.1 (2014).
Sciences, Health. "Penerapan Restoratif JusticePada Tahap Penuntutan (Studi Di Kejaksaan Negeri Malang)." Jurnal Ilmu Kesehatan 4, no. 1 (2016).
St. Halimang, Muh. Khairul Akmal, dan Sabri Samin. “Sistem Berperkara Melalui E-Court Di Pengadilan Negeri Sungguminasa Perspektif Siyasah Dusturiyah.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah 3, no. 2. (2022).
St. Halimang, Abdul Rinaldi Muiz, dan Hamzah Hasan. “Analisis Peran Pemerintah Kota Makassar dalam Penegakan Hukum Prespektif Siyasah Syariyyah.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah 2, no. 2. 2021.
Siska, Hisbullah, Kusnadi Umar. “Nilai-nilai Keadilan dalam Ketetapan MPR RI Prespektif Siyasah Syariyyah.” Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah 2, no. 2. (2021).
Buku
Anshori, Abdul Ghofur. Filsafat Hukum. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2010.
Atmasasmita, Romli. Teori Hukum Integrative: Rekonstruksi Terhadap Teori Hukum Pembangunan Dan Teori Hukum Progresif, Genta Publishing, 2012.
Marlina. Peradilan Pidana Anak Di Indonesia Pengembangan Konsep Diversi Dan Restoratif Justice. Bandung: PT Refika Aditama, 2012.
Muslic, Ahmad Wardih. Pengantar Dan Asas Hukum Pidana Islam. Jakarta: Sinar Grafika, 2006.
Shihab, M. Quraish. Tafsir Al.Mishbah, Pesan, Kesan, dan Keserasian Al. Qur’an, (Jakarta lentera hati 2002). Kelompok XIII, Vol. 1.
Suteki. Metode Penelitian Hukum. Semarang: PT. Raja Grafindo 2017.
Skripsi/ Tesis/ Disertasi
Hasmira, “Peran Kejaksaan terhadap penuntutan anak yang melakukan tinak pidana pencurian prespektif hukum islam dan hukum nasional (Studi kasus Kejaksaan Negeri Bantaeng).” (Skripsi: UIN Alauddin Makassar dan Fakultas Syariah dan Hukum, Makassar, 2017).
Website/Internet
Alkostar, Altidjo. Restoratif Justic, Varia Peradilan, Majalah Hukum tahun ke XXI No 262 September 2007.
Kemitraan patnership, ‘Menghadapi Tantangan Implementasi Keadilan Restoratif Di Indonesia’. Diakses pada tanggal 21 Desember 2022, https://www.Kemitraan.or.Id/Kabar/Menghadapi-Tantangan-Implementasi-Keadilan-Restoratif-Di-Indonesia, 2022.
Rakyatta.co Implementasi Restoratif Justice Menuju Social Justice 9 Juli : Konsolidasi Keadilan Restoratif Indonesia. Diakses 20 Agustus 2022, https://rakyatta.co/seminar-nasional-bertaruk-konsolidasi-keadilan-restoratif-indonesia/
Restoratif Justice, Jampidum Dorong Pengunaan Narkoba Direhabilitasi, https://new.detik.com/berita/d-60522501/restoratif-justice-jampidum-dorong-pengguna-narkoba-direhabilitasi/1. diakses pada tanggal 8 September 2022, pkl 09.48 Wita.
Peraturan
Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan berdasarkan Keadilan Restoratif.
Wawancara
Amal, Andi Ichlazul. Ajun Jaksa Penuntut Umum, Wawancara, Gowa, 2 September 2022.
Ramadani, Essi. Tokoh Masyarakat, Wawancara, Gowa, 10 September